Isi Lengkap Surat Edaran WFH yang Jatuh Pada Hari Jumat bagi ASN Karawang
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang memperketat pengawasan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
B. Kriteria Pegawai WFO Kriteria pegawai yang tetap melaksanakan Work From Office (WFO), meliputi:
Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II);
Pejabat Administrator (Eselon III);
Camat;
Lurah;
Pegawai yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat;
Pegawai yang menangani kebencanaan, kedaruratan, keselamatan, dan keamanan;
Pegawai yang menangani ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat;
Pegawai yang memberikan layanan kesehatan;
Pegawai yang memberikan layanan kebersihan dan persampahan;
Pegawai yang memberikan layanan kependudukan;
Pegawai yang memberikan layanan perizinan;
Pegawai yang memberikan layanan pendidikan;
Pegawai yang memberikan layanan pendapatan daerah.
Pembagian Pola Kerja ASN
C. Pembagian Pola Kerja Berdasarkan kriteria tersebut pembagian pola kerja sebagai berikut:
Seluruh pegawai pada perangkat daerah atau unit kerja yang tetap melaksanakan WFO sebagai berikut:
a. BPBD
b. Puskesmas
c. RSUD
d. Dinas Perhubungan
e. Satpol PP
Seluruh Pegawai pada perangkat daerah atau unit kerja dimaksimalkan untuk WFH yaitu:
a. Sekretariat Daerah
b. Sekretariat DPRD;
c. BPKAD
d. BKPSDM
e. Bapperida
f. Kesbangpol
g. Diskominfo
h. Inspektorat Daerah
i. Disparpora
j. DPMD
k. Disarsiperpus
l. DPPPA
Seluruh pegawai pada perangkat daerah selain perangkat daerah sebagaimana huruf a dan b, diatur pembagian pola kerja WFO dan WFH.
Ketentuan Pelaksanaan WFH
D. Ketentuan Pelaksanaan WFH
Tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik;
Penyelenggaraan dan pelayanan publik agar memanfaatkan teknologi informasi antara lain melalui SPBE, aplikasi SRIKANDI, dan/atau aplikasi lainnya, serta tetap menjaga koordinasi dan komunikasi antar pegawai;
Pengelolaan surat masuk/surat keluar beserta distribusi naskah dinas menggunakan aplikasi SRIKANDI.
Bagi pegawai yang mengalami kendala dalam penggunaan teknologi informasi, agar kepala perangkat daerah menyiapkan mekanisme pendampingan oleh pegawai yang kompeten.
Tetap menjamin ketercapaian target kinerja organisasi dan individu.
Presensi kehadiran dilakukan melalui aplikasi SIAP sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Setiap pegawai wajib menyampaikan laporan kinerja harian melalui aplikasi SIAP pada hari yang sama (real time);
Atasan langsung/Ketua tim berkewajiban:
a. Menyusun rencana pekerjaan bagi pegawai akan melakukan WFH paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan WFH;
b. Melakukan monitoring dan evaluasi presensi, kinerja, serta pelaksanaan tugas dan pelayanan publik yang dilakukan oleh bawahan/anggota timnya;
c. Dalam hal diperlukan dan/atau bersifat mendesak, pegawai dapat dipanggil ke kantor atau diberikan penugasan tertentu sesuai dengan kebutuhan organisasi.
d. Bagi perangkat daerah dapat mengatur piket setiap hari Jumat sebagai petugas front office.
Pola Aktivitas WFH
a. Absen Pagi melalui SIAP (s.d. 07.45 WIB);
b. Briefing pagi/ Morning Briefing (07.45-08.15 WIB);
c. Melaksanakan tugas sesi 1 (08.15-12.00 WIB);
d. Meeting Siang/Midday Check (12.30-12.45 WIB);
e. Melaksanakan tugas sesi 2 (12.45-15.30 WIB);
f. Close Meeting / sore (laporan progres) (15.30-15.45 WIB);
g. Laporan individu aktivitas harian melalui SIAP (setelah 15.45 WIB);
h. Absen Sore melalui SIAP (setelah 15.45 WIB);
Kepala Perangkat Daerah melaporkan pelaksanaan WFH kepada Bupati Karawang melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang tembusan BKPSDM Kabupaten Karawang.
Efisiensi Sumber Daya Perkantoran
E. Efisiensi Sumber Daya Perkantoran
Selain WFH, Kepala Perangkat Daerah agar mengoptimalkan efisiensi penggunaan sumber daya perkantoran (listrik, air, dan pendingin ruangan/AC), serta menginternalisasi perilaku/budaya kerja efisien.
(Poin 1–11 tetap sama seperti naskah asli hingga penutup)
Demikian disampaikan untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. (MAZ)
| Cegah Jadi Ajang Long Weekend, Pemkab Bekasi Wajibkan ASN Absen Lokasi 3 Kali saat WFH |
|
|---|
| Tri Adhianto Gowes ke Kantor tanpa Pengawalan saat Momen WFH ASN |
|
|---|
| Saepudin Zuhri Anggota DPRD Karawang Nilai WFH ASN Bisa Hemat 20 Persen Anggaran Operasional |
|
|---|
| Bikin ASN Jadi Malas, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Tolak Penerapan WFH ASN |
|
|---|
| 4 Alasan Tri Adhianto Pilih Aturan WFH ASN Pemkot Bekasi Rabu Bukan Jumat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Aep-Syaepuloh20.jpg)