Jumat, 24 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Haji

Rian Jadi Calon Jemaah Haji Termuda Asal Karawang, Daftar Sejak Kelas 3 SD

Rian Ahmad Zainudin menjadi calon jemaah haji termuda dengan usai 21 tahun di Karawang, Jawa Barat.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Tribunbekasi.com/Muhammad Azzam/Muhammad Azzam
JEMAAH HAJI TERMUDA KARAWANG- Rian Ahmad Zainudin menjadi calon jemaah haji termuda dengan usai 21 tahun di Karawang, Jawa Barat saat hendak pemberangkatan di Islamic Center Al Jihad menuju Asrama Haji Bekasi pada Jumat (24/4/2026). (Muhammad Azzam/ Tribun Bekasi). 

"Kami mengimbau selalu mengikuti jadwal dalam kloter melalui pembimbing ibadah kloter. Sehingga kesiapan mental, kesiapan juga menjelang wukuf di arafah kondisinya tetap sehat dan bisa melaksanakan ibadah haji dengan lancar," kata Rojak.

Pemerintah Kabupaten Karawang resmi melepas keberangkatan 443 jemaah haji yang tergabung dalam kloter JKS 04, pada Jumat, 24 April 2026. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, bersama jajaran terkait di Islamic Center Karawang.

Aep menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemberangkatan. Ia menjelaskan, total jemaah yang diberangkatkan dalam kloter ini berjumlah 443 orang, termasuk petugas pendamping.

“Alhamdulillah hari ini kami melepas jemaah haji kloter JKS 04 sebanyak 443 orang. Pemberangkatan ini merupakan bagian dari lima gelombang yang telah disiapkan,” ujarnya.

Aep menegaskan, persiapan pemberangkatan haji tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui evaluasi rutin setiap tahun. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi para calon jemaah.

“Persiapan ini bukan hanya hari ini saja, tapi setiap tahun kami evaluasi. Alhamdulillah seluruh jemaah dalam kondisi sehat, berkat dukungan dari Dinas Kesehatan yang telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh,” katanya.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemkab Karawang dengan Kementerian Haji dan Umroh serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemberangkatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, Pemkab Karawang turut memberikan berbagai fasilitas kepada jemaah, mulai dari konsumsi, perlengkapan, hingga atribut identitas daerah.

Menurut Aep, atribut tersebut penting sebagai penanda identitas jemaah asal Karawang, sehingga memudahkan koordinasi selama berada di Tanah Suci, terutama bagi jemaah lanjut usia.

“Dengan adanya identitas ini, diharapkan memudahkan pengenalan, baik oleh petugas maupun sesama jemaah, apalagi jumlah jemaah haji dari seluruh dunia sangat banyak,” jelasnya. (MAZ)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved