Senin, 4 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Reformasi Polisi

Komjen Chryshnanda: Transformasi Polri Bukan Sekadar Birokrasi, Tapi Demi Kemanusiaan

Komjen Chryshnanda ungkap transformasi Polri bukan sekadar birokrasi, melainkan demi kemanusiaan, hukum yang adil, dan pelayanan publik.

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Mohamad Yusuf
Instagram
POLRI BERUBAH – Komjen Chryshnanda Dwilaksana berbicara soal agenda transformasi Polri dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (23/9/2025). Ia menegaskan reformasi bukan hanya soal birokrasi, melainkan demi kemanusiaan. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI – Di tengah sorotan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum, Polri mencanangkan agenda besar transformasi dan reformasi menyeluruh.

Tak hanya bicara soal perombakan struktur atau tampilan fisik lembaga, transformasi ini juga menyentuh ranah nilai dan kemanusiaan.

Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri, Komjen Chryshnanda Dwilaksana, menegaskan perubahan ini bukan sekadar program di atas kertas.

Baca juga: TRAGIS! Pedagang Kerupuk di Serpong Ditusuk Tiga Kali, Gegara Rebutan Lapak Jualan

Baca juga: Nasib Bidan Medan Ditipu Oknum Polisi Brigpol, Hamil 2 Kali dan Dianiaya hingga Opname

Baca juga: Viral Gerakan Anti Tot Tot Wuk Wuk, KSP Muhammad Qodari Ngaku Sudah Lama Tak Pakai Patwal

“Transformasi ini adalah keberanian untuk belajar dari masa lalu, memperbaiki kesalahan, menghadapi tantangan dan harapan masyarakat di masa kini, serta menyiapkan masa depan yang lebih baik,” ujar Chryshnanda pada Selasa (23/9/2025).

Chryshnanda menekankan bahwa polisi harus mampu menunjukkan kualitas kerja presisi.

Menurutnya, menegakkan hukum tak semata-mata tentang menghukum.

“Menegakkan hukum juga tentang membangun peradaban dan menyelesaikan konflik secara beradab,” ucapnya.

Ia menyebut, transformasi Polri akan menjadi jalan untuk memperbaiki kualitas pemolisian agar lebih dekat dengan masyarakat.

Peran Vital Polisi 

Tak hanya itu, Chryshnanda mengingatkan bahwa polisi memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial.

Polisi diharapkan mampu mencegah konflik agar tidak meluas, sekaligus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat yang mencari keadilan.

“Transformasi Polri juga bagian dari pembangunan budaya tertib dan kepastian hukum di Indonesia. Dengan begitu, Polri diharapkan semakin profesional, humanis, dan mampu menjawab tuntutan zaman,” jelasnya.

Lebih jauh, Chryshnanda menegaskan bahwa transformasi Polri sesungguhnya menyentuh dimensi kemanusiaan.

“Ini bukan hanya soal birokrasi, tapi soal moralitas, keterbukaan, dan bagaimana polisi hadir untuk melayani manusia dengan hati,” tuturnya.

Dengan begitu, reformasi Polri bukan sekadar slogan, melainkan jalan panjang menuju lembaga yang dipercaya publik, tegak di atas hukum, dan berpihak pada kemanusiaan.

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp

Sumber: Wartakota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved