Berita Bekasi

Belasan Angkot di Kota Bekasi Tak Lagi Beroperasi, Beberapa Faktor Ini Disebut Jadi Penyebabnya

Sebanyak 142 angkutan Dalam Kota (Dalkot) dari 368 angkutan di Kota Bekasi telah melewati massa angkutan operasional.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ilustrasi - Angkutan Kota (angkot) di Kota Bekasi --- Minimnya jumlah penumpang yang memanfaatkan angkutan kota membuat 11 dari 35 rute angkutan di Kota Bekasi tidak lagi beroperasi. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI --- Minimnya jumlah penumpang yang memanfaatkan angkutan kota membuat 11 dari 35 rute angkutan di Kota Bekasi tidak lagi beroperasi.

Kini para penumpang lebih banyak beralih ke modal transportasi lain.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Angkutan Dalam Kota Dinas Perhubungan Kota Bekasi Umar Setiono.

Ia mengatakan jika tren masyarakat saat ini lebih memilih angkutan transportasi yang praktis.

Baca juga: Operasi Zebra Jaya di Bekasi Digelar Senin Depan, Polisi Incar Pengendara Lakukan Pelanggaran Ini

Baca juga: Pegawai SPBU di Bekasi Tusuk Sopir Angkot karena Kesal atas Suara Bising Knalpot

"Kita untuk rute angkutan kota itu totalnya ada sebanyak 35 lintasan, tetapi ada sekitar 11 lintasan yang sudah tidak beroperasi," kata Umar Setiono ditemui TribunBekasi.com beberapa waktu lalu.

Dikatakan Umar, jika belasan lintasan yang tak beroperasi itu tak lain juga akibat dampak Covid-19.

Dimana saat Covid-19 melonjak pembatasan pun dilakukan, sehingga jumlah penumpang yang menggunakan angkutan kota pun berkurang.

Di lain sisi perkembangan angkutan transportasi, seperti hadirnya ojek online juga membuat angkutan di Kota Bekasi kain meredup.

 

BERITA VIDEO : TOKO KASUR DISOSOR ANGKOT NGEBUT

 

Apalagi saat ini masyarakat lebih ingin menggunakan transportasi yang lebih fleksibel tanpa harus berpindah-pindah angkutan.

"Situasi pandemi ini tentu masyarakat banyak yang beralih dengan tekhnologi, yang dimana secara otomatis bagi peminat angkutan kota juga sudah semakin berkurang," katanya.

Atas hal itulah membuat para pengusaha angkutan memilih untuk mengurangi jumlah armada hingga membuat rute trayek lintasan berkurang karena memang operasionalnya juga tidak terpenuhi lagi.

"Jadi secara otomatis mobil itu nggak ada, walau dari rute angkutan kota yang ada kini berjumlah tersisa 24 rute saja, karena 11 diantaranya sudah tidak beroperasi," ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved