Selasa, 5 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Kriminal

Minta Hasil Autopsi, Kakak Kandung Korban Mutilasi Datangi RS Polri Kramatjati

Andriansyah datang untuk meminta hasil autopsi potongan tubuh adik kandungnya yang menjadi korban mutilasi, kepada petugas RS Polri Kramat Jati.

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Miftahul Munir
Andriansyah Tambunan, kakak kandung korban mutilasi, sudah berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur sejak Senin (29/11/2021) pagi untuk meminta hasil autopsi. 

"Pertama potongan badan dulu dibagi atas kepala, badan, kaki, dan tangan," ujar Hendra di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (28/11/2021).

Baca juga: Sebelum Dihabisi dan Dimutilasi, Kurir Online di Bekasi Dicekoki Narkoba Dulu

Total ada lebih dari 10 bagian tubuh korban yang dipotong-potong oleh tiga pelaku. Kata Hendra, ketiganya memiliki peran yang sama dalam proses mutilasi tersebut.

Setelah itu, para pelaku membuang potongan tubuh korban di tempat terpisah. Hal itu untuk menghilangkan barang bukti.

"Kedua potongan tangan dan kaki lalu kepala posisi dibuang enggak jauh di tiga tempat itu, masih di Kecamatan Kedungwaringin perbatasan dengan Kota Bekasi," bebernya.

Polisi pun sudah menemukan seluruh potongan tubuh korban termasuk kepala dan badan korban. Potongan tubuh manusia ditemukan di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (27/11/2021).

Dicekoki narkoba

Sebelum dibunuh dan dimutilasi, Ridho Suhendra (28) lebih dulu dijejali narkoba oleh para pelaku. Saat kurir online itu tertidur, barulah para pelaku menghabisi nyawanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan bahwa kasus mutilasi di Kabupaten Bekasi itu dilatarbelakangi oleh dendam pribadi para pelakunya.

Ada tiga pelaku yang terlibat dalam aksi mutilasi tersebut, dua diantaranya sudah tertangkap. Ketiga pelaku yakni MAP (29), MR (25), dan RN yang kini masuk DPO (Daftar Pencarian Orang).

Kepada penyidik,  mereka mengaku sakit hati dengan perilaku Ridho sehingga mereka pun merencanakan pembunuhan.

Baca juga: Tersangka Dendam Istrinya Dicabuli, Jadi Modus Kasus Mutilasi di Bekasi

Ketiganya mengajak RS memakai narkoba di penitipan motor Mitra samping Gedung Juang, Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Para pelaku ajak korban konsumsi narkoba, saat tertidur pelaku bunuh korban dengan digorok lehernya," ujar Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (28/11/2021).

Selanjutnya jasad RS dimutilasi dan potongan tubuhnya dibuang di pinggir Jalan Pantura Raya, Kedungwaringin pada Sabtu (27/11/2021) pukul 05.40 WIB.

Delapan jam usai beraksi, polisi berhasil tangkap MAP dan MR. Keduanya ditangkap di tempat kejadian perkara (TKP).

Atas perbuatannya para pelaku dikenakan Pasal 340 KUHP dan 338 KUHP ancaman pidana seumur hidup.

Sejumlah kerabat maupun keluarga dekat Ridho Suhendra (28), korban mutilasi Bekasi, terus berdatangan ke rumah duka di Kampung Buwek, Tambun Selatan, Kota Bekasi, Minggu (28/11) siang.
Sejumlah kerabat maupun keluarga dekat Ridho Suhendra (28), korban mutilasi Bekasi, terus berdatangan ke rumah duka di Kampung Buwek, Tambun Selatan, Kota Bekasi, Minggu (28/11) siang. (TribunBekasi.com/Joko Supriyanto)
Sumber: Wartakota
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved