Berita Kriminal

Bareskrim Terus Buru Pemilik Hingga Direktur Robot Trading Ilegal DNA Pro

Penyidik telah mengantongi identitas para tersangka. Kini, polisi hanya tinggal mencari keberadaan para pelaku untuk ditangkap.

Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com/Fandi Permana
Pengacara korban penipuan dan TPPU robot trading DNA Pro, Charlie Wijaya usai melapor petinggi DNA Pro di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/3/2022) 

TRIBUNNEWS.COM — Bareskrim Polri hingga kini masih memburu otak pelaku atau pemilik hingga direktur dalam kasus penipuan investasi bodong robot trading ilegal lewat platform DNA Pro

Hingga kini, sudah ada 6 dari 12 orang tersangka dalam kasus robot trading ilegal platform DNA Pro yang telah ditangkap.

Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Kombes Pol Yuldi Yusnan menyatakan dari keeenam tersangka yang ditangkap tersebut, belum ada nama pemilik hingga direktur DNA Pro..

"Owner, direktur, dan founder masih kita buru," ujar Yuldi Yusnan kepada wartawan, Senin (11/4/2022).

Ia menyampaikan penyidik telah mengantongi identitas para tersangka. Kini, pihaknya hanya tinggal mencari keberadaan para pelaku untuk ditangkap.

Baca juga: Jelang Aksi Mahasiswa, Situasi Lalin di Gedung DPR Terpantau Lengang

Baca juga: Terima Duit Sekoper dari Tersangka DNA Pro, Lesti Kejora Bakal Diperiksa Polisi

Menurutnya, upaya pencarian dilakukan dengan meminta keterangan 6 tersangka yang telah ditangkap hingga berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk mencekal tersangka agar tak kabur ke luar negeri.

"Sudah dicekal semua," pungkas Yuldi.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap 2 orang founder robot trading DNA Pro di salah satu hotel mewah di Jakarta Selatan pada Jumat (8/4/2022) malam.

Mereka ditangkap seusai sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

Adapun kedua tersangka yang ditangkap adalah Founder DNA Pro tim Octopus bernama Jerry Gunandar dan Co-Founder DNA Pro tim Octopus bernama Stefanus Richard.

Baca juga: Mengaku Rugi Miliaran Rupiah, Korban Robot Trading DNA Pro Datangi Polda Metro Jaya

Baca juga: Jadwal Imsakiyah untuk Wilayah Kota Bekasi Senin 9 Ramadan 1443 Hijriah

Keduanya tertangkap di hotel mewah di daerah Senayan, Jakarta Selatan.

"Pada 8 April 2022 pukul 22.30 WIB tim penyidik berhasil mendapatkan lokasi tempat persembunyian Jerry Gunandar dan Stefanus Richard  yang berada di salah satu hotel berbintang 5 Jakarta Selatan dan langsung melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka," ujar Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan saat dikonfirmasi, Sabtu (9/4/2022).

Whisnu menuturkan kedua tersangka kini juga telah dibawa ke Bareskrim Polri untuk dilakukan proses pemeriksaan.

Keduanya juga langsung ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

"Kemudian (tersangka) dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah pemeriksaan penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka Jerry Gunandar dan tersangka Stefanus Richard," jelas Whisnu.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah untuk Wilayah Kabupaten Bekasi Senin 9 Ramadan 1443 Hijriah

Baca juga: Jadwal Imsakiyah untuk Wilayah Kabupaten Karawang Senin 9 Ramadan 1443 Hijriah

Dengan penangkapan ini, Whisnu menuturkan total sudah ada 6 tersangka yang ditangkap terkait kasus DNA Pro. Ke depannya, pihaknya masih mencari tersangka lainnya yang kini masih buron.

"Penyidik akan mengembangkan terus kepada para tersangka lainnya dan bersama-sama PPATK melakukan tracing asset," pungkasnya. (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved