Berita Kriminal

Polres Metro Bekasi Kota Tangkap Seorang Maling Motor Bersenjata Api  

Penangkapan pelaku ini berdasarkan tindak lanjut laporan korban yang kehilangan kendaraan bermotornya di wilayah Bintara, Bekasi Barat.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki menunjukkan barang bukti senjata api rakitan yang disita dari seorang maling motor, Rabu (27/7/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, MEDANSATRIA — Satu pelaku pencurian kendaraan bermotor berhasil dibekuk jajaran Polres Metro Bekasi Kota, Selasa (26/7/2022) kemarin.

Maling motor tersebut diketahui beraksi dengan menggunakan senjata api (senpi) rakitan.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki mengatakan penangkapan pelaku ini berdasarkan tindak lanjut laporan korban yang kehilangan kendaraan bermotornya di wilayah Bintara, Bekasi Barat.

Atas informasi itu, petugas langsung melakukan penelusuran dan berhasil mengetahui identitas pelaku.

Pelaku yang berhasil diamankan diketahui bernama Qufron Faizal (20), sementara rekannya Vidi masih dalam status DPO.

Baca juga: Beraksi 27 Kali di Bekasi, Komplotan Maling Motor yang Dipimpin Residivis, Diciduk Polisi

Baca juga: Jadwal SIM Keliling Karawang Kamis 28 Juli 2022 di Rengas Dengklok Pertigaan Arah Tugu Terminal Lama

"Jadi hasil pengembangan kami, kami juga menemukan satu buah senjata api rakitan beserta dua butir peluru yang dimiliki oleh QF ini," kata Kombes Hengki, Rabu (27/7/2022).

Diungkapkan oleh Kombes Hengki, berdasarkan keterangan pelaku senjata api yang dimiliki oleh pelaku ini diketahui didapat dari hasil membeli dari seseorang bernama Reges.

Namun, Kombes Hengki menyebut masih akan menelusuri asal mula senjata api tersebut.

"Nah ini kita juga masih kita kembangkan karena kasus beberapa waktu lalu juga sama jika mendapatkan senpi ini berasal dari Karawang, kita juga berkoordinasi dengan Polres Karawang," katanya.

Berdasarkan keterangan pelaku yang disampaikan oleh Kombes Hengki, senjata api jenis revolver rakitan ini, digunakan untuk berjaga-jaga oleh pelaku ketika aksinya diketahui, sehingga membuat korban tak berani berteriak. 

Baca juga: Dua Begal Motor di Tarumajaya Diringkus Polisi Kurang dari 1x24 Jam

Baca juga: Hotel Santika Premiere Bintaro Tawarkan Sajian Ayam Penyet Sambel Hijau dan Cumi Lada Hitam

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara serta undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951.

Sementara itu dihadapan polisi, Qufron Faizal mengaku jika aksi pencurian kendaraan bermotor yang ia lakukan baru berjalan 3 kali. Sementara untuk senjata api yang ia miliki tersebut, ia peroleh dari seseorang di wilayah Karawang.

"Saya baru 3 kali. Senjata api dari Karawang. Saya beli Rp. 500 ribu, saya beli di R. Senjata api pernah saya gunakan saat mencoba di kebun," ucapnya Qufron.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved