Penembakan Brigadir J

Update Tewasnya Brigadir Yoshua, Bharada E Jadi Tersangka dan Ditahan Mabes Polri

Brigjen Andi Rian menjelaskan, Bharada E ditetapkan menjadi tersangka dari laporan pihak keluarga Brigadir J. 

Kolase Tribunnews.com
Irjen Ferdy Sambo bersama sang istri Putri Candrawati dan Brigadir J (Kanan). 

TRIBUNBEKASI.COM — Mabes Polri akhirnya menetapkan Bharada Richard Eliezer (Bharada E) sebagai tersangka terkait kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

"Bharada E sekarang ada di Bareskrim, di pidana umum," ucap Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/8/2022). 

Brigjen Andi Rian Djajadimenjelaskan, Bharada E ditetapkan menjadi tersangka dari laporan pihak keluarga Brigadir J

Kemudian, setelah Bharada E ditetapkan menjadi tersangka, Bharada E akan dilakukan penahanan.

"Kami akan melanjutkan dengan pemeriksaan sebagai tersangka, dan langsung kami tahan," ujar Brigjen Andi Rian Djajadi. 

Baca juga: Gelar Konser di Indonesia, MLTR Minta Riderz Makanan Tradisional

Baca juga: Masih Dibutuhkan, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Minta Pempus Tak Buru-Buru Hapus Tenaga Honorer

Brigjen Andi Rian Djajadi menjelaskan, kasus ini masih dalam pengembangan, kemungkinan ada penambahan tersangka baru. 

Selain itu, Bharada E akan terkena Pasal 338 Juncto Pasal 55 dan Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pemeriksaan Psikologis

Sebelumnya diberitakan, Bharada E, ajudan istri Kadiv Propam Polri non aktif, Irjen Ferdy Sambo, mendatangi kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Jalan Raya Bogor KM.24 Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Bharada E yang menjadi pelaku penembakan Brigadir Yosua itu, mendatangi Kantor LPSK Jumat (29/7/2022), terkait agenda pemanggilan dari LPSK untuk kepentingan pemeriksaan psikologis.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Edwin Partogi Pasaribu, yang menjelaskan pemeriksaan itu berjalan lebih kurang empat jam.

"Bharada E datang pada pukul 14.30 dan selesai menjalani pemeriksaan sampai dengan pukul 18.00," kata Edwin, Minggu (31/7/2022).

Sebelumnya, Bharada E juga sempat bertemu dengan jajaran LPSK.

Kemudian ia dijadwalkan kembali untuk pertemuan selanjutnya, yakni terkait pemeriksaan psikologis, dan sudah dilakukan semuanya.

Baca juga: Bantah Pembunuhan Brigadir J Dalam Perjalanan Magelang - Jakarta, Komnas HAM: Itu Salah Menafsirkan 

Baca juga: Selidiki Kasus Penembakan Brigadir J, Tim Inafis dan Puslabfor Polri Sambangi Rumah Ferdy Sambo

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved