Berita Bekasi

ODGJ yang Lakukan Pelecehan di depan Stasiun Kranji Telah Dibawa ke Rumah Singgah Dinsos

Kabid Rehabilitasi Dinsos Kota Bekasi, Epih Hanafih mengatakan sudah menerima laporan tersebut dan telah menindaklanjutinya.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Ilustrasi ODGJ 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN — Beberapa waktu lalu, seorang wanita diduga mengalami tindakan pelecehan seksual di depan Stasiun Kranji, Bekasi Barat pada Selasa (2/8/2022). Aksi ini pun viral di media sosial twitter.

Ternyata pelaku yang melakukan aksi pelecehan itu, merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).

Saat ini pria tersebut pun juga diamankan oleh Dinas Sosial Kota Bekasi.

Kabid Rehabilitasi Dinsos Kota Bekasi, Epih Hanafih mengatakan sudah menerima laporan tersebut dan telah menindaklanjuti dengan membawa orang dalam masalah kejiwaan (ODMK) itu ke rumah singgah.

"Pekerja sosial masyarakat (PSM) dan Polsek Bekasi Barat, dan pilar-pilar sosial dari kemensos dibawah binaan Dinas Sosial sudah mengamankan yang bersangkutan, dan untuk sementara di urus dirumah singgah," kata Epih Hanafi, Jumat (5/8/2022).

Baca juga: Hingga Juli 2022, Bank BRI Salurkan Rp 1,3 Triliun KUR ke UMKM Karawang

Baca juga: Cellica Nurrachadiana Apresiasi Bank BRI Selenggarakan Pesta Rakyat Simpedes di Karawang

Diungkapkan oleh Epih, jika ODMK itu akan dilakukan assesment terlebih dahulu terkait identitasnya, jika nantinya ditemukan ada pihak keluarga, maka nantinya akan mencoba berkomunikasi apakah akan diserahkan oleh keluarganya.

"Nah jika bila tidak ada keluarganya akan kita rujuk ke balai atau panti yang mengurus/menangani ODGJ," katanya.

Sebelumnya, seorang wanita diduga mengalami tindakan pelecehan seksual di depan Stasiun Kranji, Bekasi Barat pada Selasa (2/8/2022) beberapa waktu lalu. Aksi ini pun viral di media sosial twitter.

Dalam unggahan di twitter yang diduga merupakan korban, menyampaikan jika saat kejadian dirinya baru saja keluar dari Stasiun, namun secara tiba-tiba korban langsung dihampiri seorang pria lalu melakukan pelecehan.

"Ketika saya keluar dari area stasiun, seorang laki2 berbaju merah dan kepala plontos melakukan pelecehan ke bagian bokong saya. Setelah kejadian, pelaku berjalan cepat melalui saya sambil membawa kopi di tangan kanan masuk ke dalam warung kecil," tulis dalam akun Twitter itu.

Baca juga: Daftar ke KPU, Pengurus DPP Partai Demokrat Lakukan Long March Dipimpin AHY 

Baca juga: Lowongan Kerja: MRT Jakarta Buka Kesempatan Kerja untuk Posisi Leadership and Soft Skill Specialist

Seketika itu, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Petugas Dinas Perhubungan dan Polisi yang ada di sekitar lokasi. Setelah mengadukan apa yang dialami korban, pelaku masuk ke area bak sampah di sekitar lokasi.

Diduga jika pria yang melakukan pelecehan seksual itu tengah mengalami gangguan kejiwaan. Sehingga setelah melihat aduan yang disampaikan korban. Petugas polisi menganggap jika tidak bisa memprotes laporan tersebut.

"Polisi bilang tidak bisa proses pelaku tersebut karena dianggap gila dan bukan urusannya. Sebelum saya, juga sudah ada wanita yang lapor mengalami hal serupa, tetapi baik polisi dan dishub tidak melakukan tindakan apa-apa dan menyuruh saya mengurus sendiri," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved