Berita Kriminal

Komplotan Begal Digulung Polisi, Puluhan Motor Digasak Dalam Sebulan

Wakapolres Metro Bekasi AKBP Erick Frendriz mengatakan sebanyak tiga pelaku berinisial MF (21), MD (18) dan YR (17) merupakan komplotan begal sadis.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Rilis pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan di Mapolsek Cikarang Barat. 

TRIBUNBEKASI.COM — Aparat kepolisian dari Polres Metro Bekasi membekuk komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), atau yang biasa disebut pelaku pembegalan.

Wakapolres Metro Bekasi AKBP Erick Frendriz mengatakan sebanyak tiga pelaku berinisial MF (21), MD (18) dan YR (17) merupakan komplotan begal sadis yang tak segan-segan melukai korbannya.

"Mereka biasa beraksi di Cikarang Barat, Tambun, Cibitung dan wilayah lainnya. Apabila melihat target, mereka tak segan-segan melukainya," ungkap AKBP Erick Frendriz saat rilis ungkap kasus di Mapolsek Cikarang Barat, Senin (29/8/2022).

Sebelum diamankan, mereka beroperasi sebanyak 40 kali dalam waktu empat bulan. Erick mengestimasi dalam sebulan, puluhan motor berhasil digasak oleh para pelaku.

Sedangkan total lokasi pembegalan yang mereka lakukan ada sebanyak 68 kali.

Baca juga: Permudah Transaksi Jual Beli Barang Bekas, Tribunjualbeli.com Luncurkan Fitur Baru

Baca juga: SR017 Terbit, Moduit Ungkap Keuntungan Investasi Sukuk Ritel

Polisi pun melakukan pengembangan kasus berdasarkan laporan kepolisian oleh enam pelapor yang menjadi korban pembegalan maupun pencurian.

"Terkadang mereka mencuri kalau targetnya motor di dalam kontrakan, terkadang juga mereka mengambil secara paksa sambil melukai korbannya yang ditemui di jalan," ungkapnya.

Terakhir, mereka berhasil mengambil motor milik seorang tukang bubur yang hendak berangkat berjualan di Jalan Soekarno Hatta, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi pada Senin (8/8/2022) lalu.

"Sebelum melakukan aksinya, komplotan ini sudah mengidentifikasi korban tukang bubur yang diincar. Jam berapa dia keluar rumah, jam berapa dia pulang. Itu dilakukan mapping, dengan beberapa waktu kemudian mereka melakukan aksinya," ujar AKBP Erick Frendriz .

Hasil motor curian dijual tersangka kepada dua orang penadah di wilayah Karawang. Mereka berdua kini juga telah diamankan oleh kepolisian.

Baca juga: Sandiaga Uno Bangga Desa Wisata Sudaji Mendunia bersama Konsep Sustainable Tourism

Baca juga: Ferdy Sambo dan Bharada E Dipastikan Bakal Hadir saat Rekonstruksi Brigadir J Selasa Besok

Tiga orang tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun.

Sedangkan dua penadah dikenakan Pasal 480 tentang Penadahan Barang Hasil Kejahatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 tahun. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved