Berita Karawang

Tolak PBNU Soal Pemilihan Ulang PCNU Kararawang, 22 MWC Ancam Segel Kantor

Puluhan pengurus MWC NU tersebut menilai bahwa keputusan PBNU terkait caretaker dan pemilihan ulang Pengurus PCNU Karawang itu keliru.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Sebanyak 22 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kabupaten Karawang menolak keputusan Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Caretaker untuk melakukan pemilihan ulang ketua PCNU Kabupaten Karawang. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Sebanyak 22 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kabupaten Karawang menolak keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Caretaker untuk melakukan pemilihan ulang ketua PCNU Kabupaten Karawang.

Mereka mengancam akan menyegel kantor PCNU Karawang untuk menolah keputusan caretaker tersebut.

"Kalaupun ada caretaker kami akan menyegel kantor PCNU Karawang, kalau benar-benar datang," kata Isep Ahmad dari MWC NU Cikampek, Jumat (16/9/2022).

Puluhan pengurus MWC NU tersebut menilai bahwa keputusan PBNU terkait caretaker itu keliru.

Sebab, Konfercab PCNU Kabupaten Karawang XXI Atarbiah telah berhasil menetapkan Ahmad Ruhiyat Hasbi terpilih menjadi Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Karawang periode 2022-2027, dan itu dinilai sah di mata hukum.

Baca juga: Cegah Longsor dan Banjir, 11.000 Bibit Pohon Ditanam Disepanjang DAS Citarum

Baca juga: WTS Muda Terjaring Razia di Kalimalang, Diangkut Satpol PP

Baca juga: Pemotor Tewas Usai Tabrak Truk di Jalan Alternatif Cibubur Bekasi

Menurut Isep Ahmad, hasil konfercab PCNU tersebut sudah sesuai dengan AD/RT dan aturan yang berlaku.

"Ada 22 dari 30 MWC yang menyatakan sikap sehubungan dengan telah diturunkannya SK Caretaker. Kami sudah beberapa kali ke PBNU untuk audiensi tapi tidak respon, oleh karena itu kami akan mengambil langkah hukum," ujar Isep Ahmad.

Sementara itu, Rois Suriah MWCNU Cikampek Saiful Huda menilai, caretaker dan konfercab ulang PCNU Karawang ala PBNU adalah bukan solusi.

Menurutnya, hal tersebut justru bakal membuat kegaduhan di internal PCNU Karawang.

Bahkan ia menyebutkan tindakan PBNU terhadap PCNU Karawang itu dinilai terindikasi adanya muatan elit politik.

Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: PT Unifoods Indonesia Tawarkan Posisi Operator Magang, Cek Syaratnya

Baca juga: Buruan Borong, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Jumat Ini Terendah Sejak Februari, Ini Daftarnya

Baca juga: Dani Ramdan Merotasi Kadisdik dan Kadisdukcapil Kabupaten Bekasi

"Kami anggap itu bentuk tindak politik oleh oknum petinggi pengurus PBNU karena tidak suka dengan ketua terpilih," ujar Saiful Huda.

Saiful Huda menyebut konfercab PCNU Karawang ke XXI pada 26 Maret 2022 yang memenangkan Kang Uyan, hingga saat ini belum mendapatkan surat keputusan (SK).

Saiful Huda meminta PBNU segera mengeluarkan surat keputusan konfercab XXI Karawang yang menetapkan KH Nandang Qusyaeri sebagai Rais Syuriah dan KH Ahmad Ruhyat Hasby sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Karawang masa khidmat 2022-2027. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved