Berita Bekasi

Usai Angkut 130 Ton Sampah di Aliran Kali, Pemkab Bekasi Pasang Jaring-jaring Permanen

Proses pengangkatan sampah tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga hari dengan melibatkan 17 orang dan 12 armada pengangkut sampah. 

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Pengangkutan sampah oleh petugas DLH Kabupaten Bekasi. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG — Pemkab Bekasi baru saja melakukan pengangkutan sampah sebanyak 130 ton yang tersumbat di empat aliran sungai Kecamatan Tambun Selatan dan Tambun Utara.

Untuk mengantisipasi hal serupa agar tak terulang kembali, rencananya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi Bakal melakukan pemasangan jaring-jaring sampah.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong mengatakan jaring-jaring sampah yang dipasang akan terbuat dari bahan besi sehingga lebih kuat menahan aliran sungai.

"Tahun ini kita akan pasang jaring yang terbuat dari besi dan setiap dua sampai tiga minggu sekali kita angkat sampahnya. Untuk titiknya nanti akan kita sampaikan lagi," kata Rahmat Atong saat dikonfirmasi, Sabtu (24/9/2022).

Pemasangan jaring sampah di beberapa titik aliran sungai, lanjut Rahmat Atong, sudah pernah dilakukan beberapa kali. Namun jaring yang terpasang selalu hilang.

Baca juga: Soal Pemanfaatan Pulau Reklamasi, Gerindra Bela Anies, Sebut Ikuti Perpres

Baca juga: Partai Buruh Demo Bareng Petani, Said Iqbal Bertemu Pihak Istana Kepresidenan Sampaikan 3 Isu 

Baca juga: Denada Raih Penghasilan Besar Jadi Instruktur Senam Zumba, Ternyata Punya 3 Sertifikasi

Ia menduga jaring-jaring kerap hilang dikarenakan tak kuat menahan arus sungai. Oleh sebab itu, jaring-jaring sampah kali ini akan dibuat secara permanen.

"Jaringnya selalu hilang, entah karena terbawa arus atau ada yang nakal. Makanya kita mau pasang jaring lagi tapi yang terbuat dari besi. Nanti juga ada petugas yang diberikan kewenangan untuk menjaga jaring itu supaya tidak hilang lagi," ungkapnya.

Upaya mencegah banjir dengan membersihkan sampah di kali atau sungai sudah dilakukan.

Beberapa waktu lalu, sampah seberat 130 ton diangkat dari empat aliran sungai di Kecamatan Tambun Selatan dan Tambun Utara.

Proses pengangkatan sampah tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga hari dengan melibatkan 17 orang dan 12 armada pengangkut sampah. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved