Kasus Pelecehan Seksual
Selidiki Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Periksa Rektor Universitas Pancasila Hari Ini
Meski begitu, Rektor ETH belum dapat dipastikan hadir pemeriksaan terkait kasus dugaan pelecehan seksual hari ini.
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dedy
Rektor Universitas Pancasila berinisial ETH, tak hanya dilaporkan ke Polda Metro Jaya saja, melainkan juga turut dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait dugaan kasus pelecehan seksual oleh korban lainnya.
Kuasa hukum korban, Amanda Manthovani menjelaskan bahwa awalnya, pada Februari 2023 korban RZ diminta untuk menghadap rektor.
"Jadi saat itu dia dapat laporan dari sekretaris rektor, bahwa hari itu dia harus menghadap rektor," ujar Amanda Manthovani, saat dihubungi, Minggu, 25 Februari 2024.
"Nah jam 1 siang dia menghadap rektor, dia ketuk-ketuk. Pas dia buka pintu, rektornya sedang duduk di kursi kerjanya rektor. Di seberang kursi atau meja kerja rektor itu banyak kursi-kursi agak jauh posisinya," lanjut Amanda Manthovani.
Korban saat itu mencari tempat di kursi yang agak panjang, lalu mengambil posisi duduk yang agak jauh.
Sang rektor kemudian memberikan perintah-perintah terkait masalah pekerjaan.
BERITA VIDEO : ANAK PINKAN MAMBO BONGKAR KELAKUAN BEJAT AYAH TIRI
"Tapi, dia nulis-nulis, dia bawa buku, tulis-tulis. Tiba-tiba, pelan-pelan si rektornya tahu-tahunya sudah duduk satu bangku sama dia tuh posisinya mendekat. Dia masih oke lah," katanya.
Tak lama kemudian, saat tengah mencatat itu, pipi korban dicium oleh rektor berinisial ETH.
Spontan saja korban langsung berdiri karena kaget.
"Nah langsung dia, 'saya langsung berdiri mba, saya kaget dan saya sebenarnya penginnya, pengin saya ngamuk, pengin mukul, tapi saya masih sadar dan saya langsung ketakutan'. Dia langsung buru-buru pengin keluar," ucap Amanda Manthovani.
"Terus sebelum dia keluar, rektor dengan bahasa baik yang lembut, 'ini coba kamu sebelum keluar, mata saya lihat dulu' katanya 'mata saya merah enggak?'," sambungnya.
Korban lalu menuturkan bahwa mata rektor tidak merah.
Setelah itu, korban diminta untuk meneteskan obat mata sebelum keluar ruangan.
Korban kemudian mengambil tas rektor dan obat tetes mata.
| Pramono Anung Geram, 3 Pegawai Transjakarta Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Atasannya |
|
|---|
| Pegawai SSPG Datangi Polres Bekasi, Serahkan Bukti Dugaan Pelecehan |
|
|---|
| Pegawai SPPG Korban Pelecehan di Bekasi Kecewa Yayasan Belum Berikan Sanksi Tegas untuk Atasannya |
|
|---|
| Komisi IV DPRD Karawang Minta Pendampingan Maksimal untuk Santriwati Korban Pelecehan Seksual |
|
|---|
| Pamerkan Alat Kelamin di Depan Empat Anak Perempuan, Kakek Asal Bekasi Terancam 10 Tahun Penjara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/ilustrasi-pelecehan.jpg)