Cagub Jabar
Seorang Warga Majalengka Tolak Uang 5 Juta dari Dedi Mulyadi, Punya Prinsip Haram Mengemis
Partai Gerindra mempertimbangkan untuk mengusung Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur (cagub) Jabar pada pilkada 2024.
TRIBUNBEKASI.COM - Partai Gerindra memiliki pemikiran untuk mengusung Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur (cagub) Jabar.
Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra ini merupakan mantan Bupati Purwakarta dan dikenal luas di Jawa Barat.
Seperti yang terjadi baru-baru ini. Dedi Mulyadi mendapat dukungan dari warga Majalengka.
Hal ini bermula ketika Kang Dedi Mulyadi (KKDM) kedatangan seorang disabilitas asal Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka.
Pria bernama Ade Mulyadi itu menemui Dedi Mulyadi karena ingin foto bersama.
Kedatangannya pun murni hanya ingin foto bersama, bukan untuk maksud lain.
Meski hanya bisa berjalan merangkak, Ade tak mau dikasihani apalagi mengemis.
Ade Mulyadi adalah pekerja lepas di mata rantai industri pakaian jadi. Dia bekerja di bagian finishing di konfeksi dekat rumahnya di Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jabar.
Ade mengaku bukan termasuk penerima bantuan sosial (bansos). Dia juga tak pernah menjual kondisinya untuk mengharap iba orang lain.
"Mengemis itu haram bagi saya. Saya tidak mau membebani orang lain, kerja itu sebuah kewajiban karena uangnya dimakan oleh kita. Lebih baik pendapatan kecil tapi terhormat,” ucap Ade.
Ade tinggal bersama sepupunya. Ia sempat menikah namun cerai tanpa anak.
Sehari-Ade ia bekerja di bagian finishing di konfeksi dekat rumahnya.
Dedi Mulyadi yang mengapresiasi kemandirian Ade menawari uang Rp 5 juta untuk bekal.
Namun Ade menolak. "Gak, Pak. Terima kasih, lebih baik berikan kepada orang yang lebih membutuhkan,” ujarnya.
Setelah foto bersama, Ade berpamitan pulang tanpa meminta apapun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Dedi-Mulyadi-Didoakan-Jadi-Gubernur-juga-Diberi-Hadiah-Celana-Legeg-oleh-Warga-Majalengka.jpg)