Kasus Bunuh Diri
Beri Penghormatan Terakhir untuk E yang Akhiri Hidup di Kampus, Mahasiswa Untar Gelar Tabur Bunga
Aksi berbaju hitam dan tabur bunga hari ini adalah bentuk simpati dan duka cita mendalam para mahasiswa terhadap kematian E.
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM — Usai meninggalnya seorang mahasiswi berinisial E karena melompat dari lantai 6 kampusnya pada Jumat lalu, 4 Oktober 2024, suasana berkabung menyelimuti lingkungan Universitas Tarumanegara (Untar).
Pantauan di lokasi pada Senin, 7 Oktober 2024, nampak para mahasiswa kompak mengenakan pakaian serba hitam sebagai bentuk ungkapan rasa duka cita yang mendalam.
Mereka juga membawa setangkai bunga berbagai warna yang kemudian dibawa ke halaman di depan gedung M Untar, tempat korban E menjatuhkan dirinya hingga meninggal di tempat.
Silih berganti mahasiswa datang dan meletakkan bunga duka cita untuk memberi penghormatan terhadap korban.
Mereka juga melakukan doa bersama sesuai dengan kepercayaan masing-masing, tepat di lokasi jatuhnya korban E.
Para mahasiswa itu nampak khusuk memberikan doa kepada E agar tenang dan amal ibadahnya diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Baca juga: Tangkap 2 Bandar Narkoba, Aparat Polda Metro Jaya Sita 10.100 Butir Ekstasi Siap Edar dari Denmark
Baca juga: Seleksi PPPK 2024 Gratis, Pemkab Bekasi Buka 10.099 Formasi, 3.762 Diantaranya untuk Tenaga Guru
Selain memakai baju hitam dan meletakkan bunga duka cita, para mahasiswa juga menempelkan ucapan duka cita menggunakan post it di selembar papan yang berada di dekat lokasi tabur bunga.
Tulisan-tulisan tersebut menyuratkan soal duka cita mendalam hingga harapan agar E tenang di sisi-Nya.
Menurut Humas Untar, Paula Tjatoerwidya Anggarina, aksi berbaju hitam ini adalah kegiatan inisiatif dari mahasiswa Untar.
"BEM minta untuk mengenakan ini kalau dilihat dari postingannya itu ada di dua hari (berkabung)," kata Paula saat ditemui di Untar, Senin, 7 Oktober 2024.
Menurut Paula, pihak Untar senantiasa berkoordinasi dengan kemahasiswaan untuk menangani mahasiswa dan organisasi seperti BEM dan unit kegiatannya (UKM).
Paula menambahkan, aksi berbaju hitam dan tabur bunga hari ini adalah bentuk simpati dan duka cita mendalam para mahasiswa terhadap E.
Baca juga: Sebelum Meninggal, Kapolres Boyolali AKBP Yoga Beri Wasiat Anak Tertua Agar Jaga Ibu dan Adiknya
Baca juga: Jenazah Kapolres Boyolali AKBP Muh Yoga Disambut Ratusan Pelayat, Sempat Dirawat Usai Kecelakaan
"Untuk menyikapi ini dan terlihat juga dari mereka, itu adalah bentuk simpatinya dengan situasi ini ya," jelas Paula.
"Mereka seperti hari ini, mereka ya mencoba untuk ada bentuk empati terhadap korban dengan menggunakan pakaian hitam-hitam," imbuhnya.
Dalam hal ini, lanjut Paula, aksi ini mengisyarakatkan bahwa tidak ada yang menginginkan insiden itu terjadi.
"Apalagi di kampus, yang sebenarnya kampus itu tempat mereka untuk menggali ilmu, mereka untuk menambah wawasan, untuk kemudian relasi dan sebagainya," katanya.
| Jika Temui Teman Sering Murung atau Depresi, Psikolog UI Sarankan Anda Lakukan Hal Ini |
|
|---|
| Cegah Aksi Bunuh Diri, Pihak Untar Bakal Perketat Lagi Pengamanan Aktivitas Mahasiswa di Kampus |
|
|---|
| Manajemen Untar Tegaskan Tak Ada Bullying di Kampus Diduga Penyebab Mahasiswi Tewas Terjun Bebas |
|
|---|
| Update Kasus Mahasiswi Untar Tewas Terjun Bebas dari Lantai 4, Polisi Selidiki Dugaan Bullying |
|
|---|
| Ramai Beredar Penyebab Mahasiswi Untar Tewas Terjun Bebas karena Masalah Skripsi, Begini Kata Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Tabur-bunga-7-Okt.jpg)