Minggu, 19 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Kasus Pembunuhan Sandy Permana

Pelaku Pembunuhan Aktor Sinetron Sandy Permana, Berhasil Dicokok Polisi

Pelaku pembunhan tersebut dicokok oleh tim gabungan dari Polres Metro Bekasi dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Aparat kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penusukan pemain sinetron berjudul Misteri Gunung Merapi atau Mak Lampir, Sandy Permana (46) di Perumahan Cibarusah, Kabupaten Bekasi pada Minggu, 12 Januari 2025. 

"Saya bilang, ‘kuat ya? Demi anak-anak?’,‘Iya’ kata dia gitu," imbuh Ade lagi sambil mengusap air matanya.

Ade sempat bertanya kepada suaminya siapa yang telah membuatnya seperti ini.

Sandy sempat hendak menjawab, akan tetapi nafasnya sudah terbata-bata tidak bisa bicara.

Sampai akhirnya, Sandy Permana di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cileungsi.

Baca juga: Berambut Gimbal dan Bertato, Begini Sosok Pelaku Pembunuhan Aktor Laga Sandy Permana Hingga Tewas

Baca juga: Uang Berserakan dari Paket yang Dibawa Siswa SMP Korban Kecelakaan di Tambun, Ternyata Duit Palsu

Akan tetapi, saat perjalanan sang suami menghembuskan nafas terakhirnya di hadapannya yang ikut mengantarnya.

"Sampai rumah sakit Cileungsi itu udah dinyatakan udah nggak ada. Dibawa ke kamar jenazah," katanya.

Ade menerangkan, saat di kamar jenazah itu mendengar ada salah satu warga lagi dimintai keterangan oleh Kepolisian.

Kronologisnya ternyata suaminya itu pagi biasa memberikan pakan ayam di belakang area rumahnya dan ditusuk oleh tetangga dekat rumahnya.

Ade juga saat pulang ke rumah sempat melihat CCTV dan sang suami pukul 07.20 WIB masih berjalan arah pulang ke rumah.

Lalu, pergi lagi dan kejadian itu sekira pukul 07.30 WIB, Sandy ditusuk oleh pelaku.

Baca juga: Oknum Polisi di Sumsel Tendang Wajah Pengendara Motor Hingga Hidung Korban Berdarah

Baca juga: Legenda Timnas Indonesia Asal Bekasi Optimis Patrick Kluivert Mampu Bentuk Skuad Garuda Jadi Bagus

"Tapi infonya sih setelah ditusuk oleh pelaku itu. Dia dengan penuh darah. Itu dia masih bisa jalan cari pertolongan, minta tolong sama warga. Itu sambil dia minta pertolongan, itu dia sambil nyebut nama pelaku," katanya.

Ade sangat terpukul atas kejadian ini, berharap pelaku segera ditangkap oleh Kepolisian dan dijerat hukuman berat.

Dirinya menilai almarhum humble dan suka bersosialisasi dengan warga.

Bahkan, rumahnya menjadi tempat nongkrong warga maupun teman-temannya untuk makan ataupun berbagi cerita.

"Terus di sini juga dia kan baru buka usaha baso Mak Lampir, baru berjalan 2 minggu kesehariannya ya gitu," katanya.

Baca juga: Seorang Ibu dan Bocah 3 Tahun Tewas dalam Ledakan Keras di Rumah Seorang Polisi di Mojokerto

Baca juga: Viral! Diterjang Banjir Rob, Guru dan Siswa SDN di Karawang Tetap Apel dan Nyanyikan Indonesia Raya

Sumber: Wartakota
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved