Selasa, 28 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Diancam Bakal Digeruduk Massa Ormas, Istri Satpam RS Mitra Keluarga Minta Perlindungan Polisi

Keluarga satpam yang dianiaya pengunjung rumah sakir berharap Polres Metro Bekasi Kota untuk segera menangkap pelaku.

Tayang:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Ign Prayoga
Istimewa
SATPAM RS DISMACKDOWN - Tangkapan layar dari video cctv terkait seorang satpam Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Bekasi Barat, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi bernama Sutiyono (39) yang menjadi korban penganiayaan serupa peragaan smackdown saat bertugas oleh seorang remaja laki-laki berinisial AF pada Sabtu (29/3/2025) sekira pukul 22.00 WIB. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Seorang satpam Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Bekasi, Sutiyono (39) jadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pemuda berinisial AF (25).

Pelaku kekerasan ini dilindungi orangtuanya. Mereka bahkan mengancam istri Sutiyono.

AF dan ayahnya sesumbar akan mengerahkan massa organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Bekasi.

Ancaman ini disampaikan agar keluarga Sutiyono tidak membawa kasus ini ke ranah hukum.   

Istri korban, Ratrichsani (30) mengatakan, beberapa saat setelah kejadian itu, pihaknya justru diancam oleh keluarga AF. Mereka mengatakan bakal mendatangkan massa ormas.

"Katanya bapaknya pelaku, dia mau bawa ormas satu Bekasi, terus dia mau bawa (pejabat) Polda," kata Ratri, Rabu (9/4/2025).

Atas ancaman ini, Ratrichsani khawatir terhadap keluarganya dan nasib suaminya. Dia berharap Polres Metro Bekasi Kota untuk segera menangkap pelaku.

"Saya takut disekap, makanya harapan semoga cepat ditangkep, proses berjalan lancar," harapnya.

Sosok Pelaku yang Banting Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi 

Identitas pemuda yang menganiaya Sutiyono, satpam RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, telah terungkap. Kasus penganiayaan ini ditangani Polsek Bekasi Selatan. 

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Selatan, AKP Imam Prakoso mengatakan identitas AF terindentifikasi satu caranya dengan menyelidiki berdasarkan keluarga yang saat kejadian tengah dirawat atau sebagai pasien di RS tersebut.

"Sudah teridentifikasi data pelakunya orang Bekasi juga karena pelaku keluarga pasien memang ada keluarga yang dirawat di rumah sakit jadi datanya udah lengkap tinggal nunggu momen aja," kata Imam, Rabu (9/4/2025).

Sementara kuasa hukum Sutiyono, Yustinus Stein Siahaan mengatakan AF adalah laki-laki kelahiran tahun 2000 dan berstatus sebagai mahasiswa aktif di sebuah kampus swasta kawasan Jawa Timur.

"Kami dapat datanya kalau AF masih mahasiswa di kampus swasta di daerah Jawa Timur, masih muda kelahiran 2000, inisialnya AF," kata Stein, Rabu (9/4/2025).

Stein menjelaskan kalau AF juga bertempat tinggal di perumahan elit kawasan Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved