Kamis, 23 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Diplomat Muda Tewas

Hari Ini Polda Metro Paparan Hasil Penyelidikan Kematian Arya Daru, Kompolnas Minta Transparan

Namun, penyebab pasti kematian Arya Daru masih menunggu hasil autopsi. Ia berharap hasilnya dapat diumumkan pada hari yang sama.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
DATANGI POLDA METRO JAYA --- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menghadiri rapat koordinasi dan paparan hasil penyelidikan terkait kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (28/7/2025). Menurut Komisioner Kompolnas Choirul Anam, agenda hari ini penting untuk mengevaluasi sejauh mana proses penyelidikan telah berjalan sesuai prosedur hukum dan prinsip akuntabilitas. 

Ketika Arya Daru Pangayunan (39), diplomat muda Kemenlu, yang ditemukan tewas dengan kepala dan wajah dilakban kuning, membeli lakban kuning tersebut, bukan suatu keanehan, sebab bagi pegawai Kemenlu, lakban itu punya arti tersendiri.

Pegawai Kemenlu memang kerap menggunakan lakban kuning jika hendak bertugas ke luar negeri.

Ini sejalan dengan rencana Arya Daru yang akan pindah ke Finlandia bersama keluarganya untuk bertugas di KBRI Helsinki.

"Keterangan dari rekan kerja ADP dan atasan korban di kementerian, lakban kuning memang biasa digunakan oleh pegawai Kemenlu yang bepergian ke luar negeri," jelas Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, melansir Tribunnews.com.

Lakban kuning itu digunakan sebagai penanda bagasi untuk mempermudah mencari barang di bandara.

"Sebagai penanda karena warnanya mencolok. Penanda bahwa itu merupakan barang rombongan dari Indonesia," jelasnya.

Kini lakban kuning yang melilit kepala Arya Daru masih menjadi teka-teki.

Alasan dipilihnya lakban kuning untuk membuat nyawa Arya Daru berakhir masih menjadi pertanyaan banyak pihak yang belum ditemukan jawabannya.

Arya Daru ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban kuning di dalam kamar indekosnya di Gondia International Guesthouse, Gondangdia, Jakarta Pusat pada 8 Juli 2025 pagi.

Lilitan lakban kuning itu membungkus kepalanya, dengan sangat rapi dan rapat, nyaris tak ada celah terbuka.

Sisa lakban masih ada di samping kepala Arya Daru dan ditemukan ada sidik jari korban di permukaan lakban.

Polisi menjadikan lakban kuning itu sebagai barang bukti dan akan diteliti untuk mengungkap penyebab kematian Arya Daru.

Misteri lakban kuning itu memunculkan beragam spekulasi mengenai penyebab kematian pria lulusan HI UGM ini.

Beberapa ahli menduga, fakta-fakta kematian Arya Daru mengarah pada kesimpulan ia tewas karena bunuh diri.

Ada juga yang menduga Arya Daru meninggal dunia karena dibunuh.

Sumber: Wartakota
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved