Berita Bekasi
BPN Beri Kepastian soal Relokasi SDN Burangkeng 04 Terhimpit Proyek Tol
BPN tupoksinya hanya sampai pada tahap validasi, sehingga untuk keperluan lainnya harus dikomunikasikan ke PPK di Kementerian PU
Penulis: Muhamad Rusdi | Editor: Ichwan Chasani
Ia menjelaskan, pekerjaannya tidak sampai selesai hanya sebatas pondasi, kolom, dan
pier. Pihaknya berupaya meminimalisir dampak saat proses pekerjaan di lokasi tersebut.
Bahkan, proses kontruksinya juga menggunakan bore pile tidak menggunakan paku bumi atau pancang.
"Dan selesai pada November 2024, sehingga setelah itu sampai sekarang tidak ada lagi pekerjaan sampai menunggu selesai proses relokasi sekolah," katanya.
Baca juga: SIM Keliling Kota Bekasi Rabu 30 Juli 2025 Hingga Pukul 10.00 Cek Lokasinya
Baca juga: Kematian Diplomat Arya Daru, Polda Pastikan Tak Ditemukan Unsur Pidana
Eko menyebutkan, pihaknya tidak berwenang terkait proses kesiapan lahan untuk relokasi sekolah. Ia hanya menunggu kesiapan lahan relokasi yang ditentukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi serta prosesnya pada P2T dan PPK lahan.
"Kami belum bisa melakukan kalau lahannya belum ada dan belum ada proses pembebasan, yang lama belum dibayar yang baru belum dibayar, jadi kita belum bisa masuk lakukan pembangunan sekolahnya," katanya.
Pemerintah Kabupaten Bekasi (Pemkab) lambat dalam proses relokasi bangunan sekolah terhimpit proyek ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan atau Japek II.
Pasalnya, rencana relokasi ke tempat baru itu sudah satu tahun lalu. Akan tetapi hingga saat ini belum juga terlaksana.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, menjelaskan bahwa pencarian lahan pengganti sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan (Disdik). Hal itu berdasarkan hasil rapat tahun lalu.
“Tahun lalu sudah dibahas dan dirapatkan, hasilnya Disdik lah yang mencari lokasi lahan pengganti. Tetapi sampai saat ini tidak ada kelanjutan dari Disdik terkait penilaian lokasi dari tiga lokasi yang telah diusulkan,” kata Chaidir kepada awak media pada Jumat (25/7/2025).
Baca juga: Heboh, Siswa SMK di Bekasi Jadi Korban Dugaan Kekerasan Temannya di Kelas
Baca juga: Polda Bakal Rilis Kasus Diplomat Tewas, Ada Barang Bukti Alat Kontrasepsi
Ia mengaku pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan Dinas Pendidikan agar proses penentuan lahan segera dilakukan. Namun demikian, belum ada tindak lanjut.
“Disdiknya sudah kami ingatkan melalui lisan, karena kasihan sekolah itu,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Disdik Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, mengungkapkan pihaknya masih dalam proses menentukan lokasi lahan pengganti.
“Kami masih menentukan lahan yang akan dibangun sekolah sebagai pengganti,” ujarnya.
Imam menjelaskan, jika lahan sudah ditetapkan, pembangunan sekolah akan dilakukan oleh Jasa Marga selaku pengelola proyek jalan tol.
“Jadi nanti yang bangun itu pihak Jasa Marga,” kata Imam.
Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: PT Indonesia Epson Industry Butuh Operator Produksi
Baca juga: Banjir Berkali-kali, Pemkab Bekasi Kaji Ulang Peil Banjir Perumahan Arthera Hill 2
sdn burangkeng 04
Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi
Muh. Rizal
| Toko Laundry di Bekasi Dibobol Maling, Uang Hingga Topi Raib |
|
|---|
| Ini 5 Wisata Bekasi yang Cocok untuk Bersepeda, Harga Tiket Murah Hingga Gratis |
|
|---|
| Bakal Diguyur Hujan Pada Malam Ini, Bagaimana Cuaca Bekasi Senin Besok? |
|
|---|
| Kronologi Tukang Ayam Geprek Kaget Temukan Mayat di Dalam Freezer |
|
|---|
| Dua Sepeda Motor dan Pegawai Hilang Usai Ditemukan Mayat Dalam Freezer Kios Ayam Geprek |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/2-SDN-Burangkeng-4-25-Jul.jpg)