Sabtu, 25 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Bekasi

BPN Beri Kepastian soal Relokasi SDN Burangkeng 04 Terhimpit Proyek Tol

BPN tupoksinya hanya sampai pada tahap validasi, sehingga untuk keperluan lainnya harus dikomunikasikan ke PPK di Kementerian PU

Penulis: Muhamad Rusdi | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
SEKOLAH TERHIMPIT TOL - Kondisi SDN Burangkeng 04 yang terletak dekat proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Paket 2A di Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi memberikan kepastian soal pengadaan tanah untuk relokasi SDN Burangkeng 04. 

Ia menjelaskan, pekerjaannya tidak sampai selesai hanya sebatas pondasi, kolom, dan
pier. Pihaknya berupaya meminimalisir dampak saat proses pekerjaan di lokasi tersebut.

Bahkan, proses kontruksinya juga menggunakan bore pile tidak menggunakan paku bumi atau pancang.

"Dan selesai pada November 2024, sehingga setelah itu sampai sekarang tidak ada lagi pekerjaan sampai menunggu selesai proses relokasi sekolah," katanya.

Baca juga: SIM Keliling Kota Bekasi Rabu 30 Juli 2025 Hingga Pukul 10.00 Cek Lokasinya

Baca juga: Kematian Diplomat Arya Daru, Polda Pastikan Tak Ditemukan Unsur Pidana

Eko menyebutkan, pihaknya tidak berwenang terkait proses kesiapan lahan untuk relokasi sekolah. Ia hanya menunggu kesiapan lahan relokasi yang ditentukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi serta prosesnya pada P2T dan PPK lahan.

"Kami belum bisa melakukan kalau lahannya belum ada dan belum ada proses pembebasan, yang lama belum dibayar yang baru belum dibayar, jadi kita belum bisa masuk lakukan pembangunan sekolahnya," katanya.

Pemerintah Kabupaten Bekasi (Pemkab) lambat dalam proses relokasi bangunan sekolah terhimpit proyek ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan atau Japek II.

Pasalnya, rencana relokasi ke tempat baru itu sudah satu tahun lalu. Akan tetapi hingga saat ini belum juga terlaksana.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, menjelaskan bahwa pencarian lahan pengganti sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan (Disdik). Hal itu berdasarkan hasil rapat tahun lalu.

“Tahun lalu sudah dibahas dan dirapatkan, hasilnya Disdik lah yang mencari lokasi lahan pengganti. Tetapi sampai saat ini tidak ada kelanjutan dari Disdik terkait penilaian lokasi dari tiga lokasi yang telah diusulkan,” kata Chaidir kepada awak media pada Jumat (25/7/2025).

Baca juga: Heboh, Siswa SMK di Bekasi Jadi Korban Dugaan Kekerasan Temannya di Kelas

Baca juga: Polda Bakal Rilis Kasus Diplomat Tewas, Ada Barang Bukti Alat Kontrasepsi

Ia mengaku pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan Dinas Pendidikan agar proses penentuan lahan segera dilakukan. Namun demikian, belum ada tindak lanjut.

“Disdiknya sudah kami ingatkan melalui lisan, karena kasihan sekolah itu,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disdik Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, mengungkapkan pihaknya masih dalam proses menentukan lokasi lahan pengganti.

“Kami masih menentukan lahan yang akan dibangun sekolah sebagai pengganti,” ujarnya.

Imam menjelaskan, jika lahan sudah ditetapkan, pembangunan sekolah akan dilakukan oleh Jasa Marga selaku pengelola proyek jalan tol.

“Jadi nanti yang bangun itu pihak Jasa Marga,” kata Imam.

Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: PT Indonesia Epson Industry Butuh Operator Produksi

Baca juga: Banjir Berkali-kali, Pemkab Bekasi Kaji Ulang Peil Banjir Perumahan Arthera Hill 2

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved