Minggu, 31 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Gempa Bekasi

BMKG Catat Ada 13 Kali Gempa Susulan di Karawang-Bekasi, Terbesar M 3,9

Ia menyebutkan, kerusakan akibat gempa itu tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Tegalwaru, Pangkalan dan Telukjambe Barat.

Tayang:
Penulis: Alfian Firmansyah (m32) | Editor: Dedy
BMKG
GEMPA SUSULAN --- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya 13 gempa susulan usai gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,9 yang mengguncang Kabupaten Bekasi, Rabu (20/8/2025) pukul 19.54 WIB. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA --- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya 13 gempa susulan usai gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,9 yang mengguncang Kabupaten Bekasi, Rabu (20/8/2025) pukul 19.54 WIB.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, saat dihubungi Warta Kota, Kamis (21/8/2025), mengatakan, pihaknya mencatat gempa susulan dengan magnitudo terbesar M 3,9 dan magnitudo terkecil M 1,7.

Lebih lanjut kata Daryono, ada kejadian gempa susulan tersebut dirasakan yakni satu kali. 

"Jumlah event susulan 13. Magnitudo terbesar M 3,9 dan magnitudo terkecil M 1,7," imbuhnya.

Baca juga: Saat Gempa Terjadi, Warga Desa Kutalanggeng Tegalwaru Karawang Dengar Suara Ledakan di Tengah Sawah

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mencatat tiga kecamatan terdampak gempa bermagnitudo 4,9 dan 4,7 di Karawang, Jawa Barat pada Rabu (20/9/2025) malam.

Berdasarkan data 18 rumah, satu Puskesmas dan Kantor Kecamatan alami kerusakan akibat gempa.

"Korban jiwa tidak ada, untuk data sementara kerusakan bangunan ada 18 rumah, satu Puskesmas dan Kantor Kecamatan," kata Wakil Bupati Karawang, Maslani saat ditemui di Kantor Camat Purwasari pada Rabu (20/8/2025).

Ia menyebutkan, kerusakan akibat gempa itu tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Tegalwaru, Pangkalan dan Telukjambe Barat.

Atas instruksi Bupati Karawang Aep Syaepuloh seluruh Camat dan personel BPBD untuk langsung turun ke lokasi terdampak.

Tujuannya untuk memastikan data kerusakan akibat gempa, juga agar masyarakat yang terdampak dapat ditangani dengan baik.

"Para camat dan kepala desa lagi inventarisir daerah masing-masing. Kami juga sudah perintahkan BPBD turun ke lokasi," jelasnya.

Maslani juga meminta agar masyarakat tidak panik dan tetap waspada karena dikhawatirkan ada gempa susulan.

"Seluruh masyarakat Karawang untuk waspada, khawatir ada gempa susulan lagi. Buat warga jangan tidur pules pules," katanya.

Adapun rincian datanya, Kecamatan Tegalwaru terdapat 10 rumah alami kerusakan sedang hingga berat.

Lalu, kecamatan Pangkalan satu rumah rusak bagian plafon, Puskesmas dan kantor Kecamatan alami kerusakan ringan. Dan Kecamatan Telukjambe Barat dua rumah alami kerusakan sedang dan berat.

Sumber: Wartakota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved