Rabu, 29 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Gempa Bekasi

Terjadi Hingga Kamis Pagi, BMKG Catat 13 Kali Gempa Susulan, Terbesar M 3,9

Gempa susulan tersebut tercatat masih terjadi hingga Kamis pagi (21/8/2025) sekira pukul 07.46 WIB.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
GEMPA BUMI - Kondisi titik pusat gempa di Dusun Naringgung Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, Karawang pada Kamis (21/8/2025) pagi. 

TRIBUNBEKASI.COM — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 13 kali gempa susulan usai terjadinya gempa bumi berkekuatan M 4,9 yang terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Rabu malam (20/8/2025).

Gempa susulan tersebut tercatat masih terjadi hingga Kamis pagi (21/8/2025) sekira pukul 07.46 WIB.

"Jumlah event susulan 13 kali," ujar Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulis, Kamis (21/8/2025).

Lebih lanjut Daryono merinci gempa susulan itu terjadi sejak Rabu 20.16 WIB malam.

Tercatat gempa susulan paling besar yakni berkekuatan M 3,9, sementara terkecil M 1,7.

"Magnitudo terbesar 3,9 m dan magnitudo terkecil 1,7 m," terangnya.

Baca juga: Kondisi Terkini Pusat Gempa di Tegalwaru Karawang, Rata-rata Bangunan Rusak Ringan

Baca juga: Terkait Utang Piutang, Dua Perempuan Laporkan Kasus Penganiayaan

Untuk informasi, Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan sekitarnya pada Rabu (20/8) malam pukul 19.54 WIB. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi ini memiliki parameter terbaru dengan magnitudo M4,9. 

Episenter gempa terletak di darat pada koordinat 6,52 Lintang Selatan dan 107,25 Bujur Timur, atau sekitar 19 kilometer tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar naik busur belakang Jawa Barat (West Java back arc thrust)," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono dalam keterangan resmi, Rabu (20/8/2025).

Laporan masyarakat menyebut gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah daerah. 

Baca juga: Sempat Terhambat karena Gempa Bekasi, Kereta Cepat Whoosh Kembali Normal

Baca juga: Dua Jam Sebelum Gempa, Puskesmas Purwasari Roboh Duluan, Ini Penyebabnya

Di Bekasi, getaran tercatat pada skala intensitas III–IV MMI, terasa nyata di dalam rumah hingga menyebabkan gerabah pecah, jendela berderik, dan dinding berbunyi.

"Meski dirasakan cukup luas, hingga kini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan," kata Daryono

Di Purwakarta, Cikarang, dan Depok, getaran dirasakan pada skala III MMI, sementara di Bandung, Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bekasi Timur tercatat pada skala II–III MMI. 

Adapun di Tangerang, Pandeglang, Cianjur, Pelabuhanratu, dan Lebak, getaran dirasakan lebih ringan pada skala II MMI. (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti)

Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News

Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp. 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved