Minggu, 10 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

pelecehan seksual

Kadisdik Tangsel Minta Maaf Guru Diduga Cabuli Puluhan Murid SD Bertahun-tahun

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan Deden Deni meminta maaf terkait guru SDN di Tangsel

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
Tribunnews/(TribunTangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico)
KADISDIK MINTA MAAF- Kadisdik Tangsel, Dden Deni menegaskan guru PNS terduga pelecehan seksual terancam sanksi berat hingga pemberhentian tidak hormat sambil menunggu proses hukum berjalan. (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico) 

“Bisa diberhentikan sebagai PNS dengan tidak hormat. Kalau melihat peristiwanya, kemungkinan diberhentikan dengan tidak hormat itu sangat mungkin sekali,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

Sebelumnya diberitakan, belasan murid laki-laki di Sekolah Dasar Negeri Rawabuntu, Kota Tangerang Selatan, diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang guru berinisial YP (55).

Kasus ini terungkap setelah jumlah korban bertambah menjadi 16 orang, memicu kekhawatiran orang tua dan pihak sekolah.

Terungkap dari Laporan Orangtua Murid

Kepala UPTD PPA Tangsel, Tri Purwanto, menjelaskan pihaknya menerima kedatangan 13 orangtua murid yang didampingi kepala sekolah.

Mereka menyampaikan dugaan peristiwa yang dialami anak-anaknya.

Setelah dilakukan klarifikasi dan penggalian informasi, sembilan orangtua memutuskan membuat laporan resmi ke Polres Tangsel.

UPTD PPA kemudian mendampingi proses pelaporan tersebut dan menyerahkan penanganan hukum sepenuhnya kepada kepolisian.

Terduga Pelaku Wali Kelas Korban

Menurut keterangan UPTD PPA, terduga pelaku merupakan guru di sekolah tersebut sekaligus wali kelas para korban.

Seluruh korban disebut merupakan siswa kelas 4 dan berjenis kelamin laki-laki.

Peristiwa dugaan pelecehan ini diduga terjadi dalam rentang waktu cukup panjang, yakni sejak Juli 2025 hingga Januari 2026.

Cabuli Belasan Anak

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan mengatakan, penambahan jumlah korban diketahui setelah penyidik melakukan pendalaman atas laporan awal para orang tua murid.

“Dari hasil pemeriksaan kita mengidentifikasi terdapat 16 korban. Untuk sementara korban yang teridentifikasi adalah laki-laki,” ujar Wira saat ditemui Serpong, Tangsel, Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan, awalnya polisi menerima laporan dugaan pelecehan dari sembilan orang tua murid pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, jumlah korban bertambah.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa sebanyak 16 saksi yang terdiri dari para korban, orang tua korban, pihak sekolah, serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Tangsel.

Sumber: Wartakota
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved