Demo di DPR

Anggota Polisi Diculik dan Disandera Massa Pendemo di Otista Jaktim, Beruntung Tidak Sampai Dianiaya

Rata-rata yang terlibat kerusuhan adalah warga sekitar dengan aparat kepolisian dan saat ini diakuinya sudah kondusif.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
KERUSUHAN --- Kerusuhan pasca demo di DPR pada Kamis (28/8/2025), kini meluas sampai ke kawasan Otistas, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (29/8/2025) pagi. Pihak kepolisian terlibat bentrok dengan kelompok pendemo hingga harus meletuskan gas air mata. 

Saat ditembaki gas air mata, massa aksi demo bukannya bubarkan diri justru menantang aparat kepolisian dari Satuan Sabhara. 

Seorang warga bernama Heru mengatakan, kerusuhan terjadi sejak pukul 06.00 WIB. 

"Enggak tahu asalnya muasalnya gimana, tiba-tiba ramai dan rusuh," katanya, Jumat.

Heru menerangkan, massa aksi sempat melempari aparat kepolisian dengan batu dan botol beling.

Massa juga saat ditembaki gas air mata tak merasa perih dan masih melakukan aksi perlawanan kepada petugas.

"Masih melawan, ini kayaknya imbas dari demo kemarin meluas ke sini," imbuhnya.

Tangisan ibunda di depan jenazah Affan

Ibunda Affan Kurniawan, Erlina (41) menangis tersedu-sedu melihat jenazah sang buah hati yang sudah terbujur kaku berbalut kain batik cokelat.

Affan Kurniawan (20) meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas oleh mobil Rantis Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Dari pantauan Wartakotalive.com di lokasi rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat jenazah Affan terlihat terbaring di meja kayu yang berukuran tak kecil.

Jenazahnya ditutupi kain batik cokelat dan di samping terdapat buku Yasin. Kemudian, sang ibunda berada di samping jenazah darah dagingnya.

Dia terlihat duduk lesu dan berderai air mata. Setiap kali para pelayat datang sang ibunda menangis histeris. 

Di samping ibunda terdapat ayahanda mendiang Affan Zulkifli dan sang adik yakni Wulantika. Mereka berpandangan kosong.

Para pelayat terlihat memberikan ucapan belasungkawa dan menguatkan.

MENANGIS TERSEDU-SEDU --- Ibunda Affan Kurniawan, Erlina (41) menangis tersedu-sedu melihat jenazah sang buah hati yang sudah terbujur kaku berbalut kain batik cokelat. Affan Kurniawan (20) meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas oleh mobil Rantis Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.
MENANGIS TERSEDU-SEDU --- Ibunda Affan Kurniawan, Erlina (41) menangis tersedu-sedu melihat jenazah sang buah hati yang sudah terbujur kaku berbalut kain batik cokelat. Affan Kurniawan (20) meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas oleh mobil Rantis Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. (Wartakotalive.com)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melayat ke rumah duka driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan (20) yang meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas oleh mobil Rantis Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Halaman
123
Sumber: Wartakota
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved