Kamis, 28 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Kapolda Ajak Driver Ojol Jadi Cepu, Bisa Dapat Duit Rp 500 Ribu per Video

Kapolda banyak duit. Kapolda siapkan bonus Rp 500 ribu bagi ojol yang menjadi informan atau “cepu” bagi polisi.

Tayang:
Penulis: | Editor: Ign Prayoga
Warta Kota
GERAI RAKYAT MART - Polres Metro Jakarta Pusat meresmikan Gerai Rakyat Mart Komunitas Ojol Kamtibmas, yang berlokasi di belakang Polsubsektor Juanda, persis seberang Stasiun KRL Juanda, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Jumat (26/9/2025). Gerai ini menjadi bentuk kolaborasi antara Kepolisian dan komunitas ojek online (ojol), dalam mendukung program ketahanan pangan serta penguatan keamanan lingkungan melalui inisiatif "Jaga Jakarta". 

 TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA -- Pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta saat ini memiliki peran lebih dari sekadar mengantar penumpang.

Mereka juga diajak menjadi “mata dan telinga” polisi di jalanan Jakarta, dengan insentif khusus dari Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. 

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menjelaskan, Kapolda menyiapkan bonus Rp 500 ribu bagi pengemudi ojol yang menjadi informan atau “cepu” bagi polisi.

Mereka memiliki tugas dengan merekam aksi kejahatan di jalan dan melaporkannya ke pihak kepolisian. 

“Bapak Kapolda menyampaikan kalau ada teman-teman ojol di jalan merekam pelaku kejahatan, lalu melaporkan ke pembina ojol di polsek atau polres, maka akan diberikan bonus Rp 500 ribu,” kata Dekananto saat acara di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025). 

Meski menawarkan bonus, Dekananto mengingatkan agar insentif tersebut tidak disalahgunakan.

“Jangan sampai ada yang pura-pura menyuruh temannya melakukan kejahatan hanya untuk direkam, lalu dilaporkan supaya dapat Rp 500 ribu. Itu tidak boleh,” tegasnya. 

Ia menekankan, pemberian bonus bukan tujuan utama, melainkan bentuk motivasi bagi pengemudi ojol yang hampir 24 jam berada di jalan.

“Ini hanya penyemangat dari Bapak Kapolda. Saya yakin, ke depan, tanpa ada bonus pun teman-teman ojol tetap akan memberikan informasi karena ini bagian dari tanggung jawab bersama,” ujar Dekananto. 

Menurut Dekananto, keterlibatan masyarakat, termasuk komunitas ojol, sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Bukan karena Polri tidak mampu, tapi karena kami ingin melibatkan masyarakat. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya kepolisian,” ucapnya. 

Dalam kesempatan itu, Polda Metro Jaya bersama Polres Jakarta Pusat dan Polsek Gambir meluncurkan komunitas Ojol Kamtibmas, sebagai wadah kemitraan polisi dengan pengemudi ojol di Jakarta.

Acara ini juga diwarnai peresmian Gerai Rakyat Mart di Stasiun Juanda, yang berfungsi sebagai posko sekaligus pusat aktivitas ojol. 

Gerai ini menyediakan sembako murah dan menjadi ruang koordinasi ojol untuk mendukung keamanan wilayah bersama kepolisian.

Dengan inisiatif ini, polisi berharap pengemudi ojol dapat berperan aktif menjaga keamanan ibu kota, sekaligus mendapat penghargaan atas peran mereka di jalanan Jakarta.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved