Jumat, 29 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Viral Medsos

Viral Laut Teluknaga Menguning diduga Minyak Bocor dari Kapal Tanker

Laut Teluknaga Tangerang dipenuhi cairan kuning diduga minyak bocor dari kapal tanker. DLH sudah melapor ke provinsi dan pusat.

Tayang:
Penulis: Nurmahadi | Editor: Mohamad Yusuf
ISTIMEWA
LAUT TERCEMAR - Tangkapan layar video nelayan di Desa Tanjung Burung Teluknaga Tangerang yang memperlihatkan permukaan laut dipenuhi cairan kuning pada Rabu (3/12/2025). DLH Kabupaten Tangerang menyebut cairan itu diduga minyak yang bocor dari kapal tanker. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Sebuah video yang beredar luas memperlihatkan permukaan laut di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, berubah menguning pada Rabu (3/12/2025).

Dalam rekaman itu terlihat cairan kuning mengambang dan tidak menyatu dengan air laut. Video direkam oleh seorang nelayan yang saat itu sedang mencari ikan.

Nelayan dalam video menyebut cairan tersebut diduga limbah karena menyebar di permukaan air dan mengeluarkan warna mencolok.

Baca juga: Tak Pakai Helm, Pelajar Panik hingga Hampir Menangis saat Terjaring Operasi Zebra Maung 2025

Baca juga: Ayah dan Anak Disiram Air Keras Saat Melintas di Pamulang, Mata dan Wajah Luka Bakar

Baca juga: Adelia Sidik Bongkar Praktik Sekolah Tutupi Kasus Bullying di Bekasi

Kasi Bina Hukum Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha membenarkan pihaknya telah menerima laporan soal temuan tersebut.

Menurut Sandi cairan kuning itu bukan limbah biasa melainkan diduga minyak bumi yang tercecer di laut saat diangkut menggunakan kapal tanker.

"Jadi itu mungkin minyak bumi yang bocor dari kapal tanker," ujar Sandi kepada wartawan, Rabu (3/12/2025).

Sandi menjelaskan laporan itu sudah diteruskan ke Pemerintah Provinsi Banten dan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

"Sudah kami sampaikan ke provinsi dan pemerintah pusat, saat ini kami sedang menunggu tindaklanjutnya," paparnya.

DLH Kabupaten Tangerang mengaku masih memantau kondisi laut dan menunggu langkah lanjutan dari pemerintah pusat terkait penanganan pencemaran tersebut.

Baca berita Tribunbekasi lainnya di TribunBekasi.com dan di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved