Berita Kriminal

Seorang Anak Dirudapaksa Ayah Kandung, Aksi Bejat Pelaku Dilakukan Sejak Korban Berusia 10 Tahun

Seorang anak berusia 16 tahun menjadi korban rudapaksa ayah kandungnya sendiri dan dilakukan sejak sang anak berusia 10 tahun.

Editor: Panji Baskhara
Kompas.com
Foto Ilustrasi: Seorang anak berusia 16 tahun menjadi korban rudapaksa ayah kandungnya sendiri dan dilakukan sejak sang anak berusia 10 tahun. 

TRIBUNBEKASI.COM - ISM, anak berusia 16 tahun menjadi korban rudapaksa.

Pelaku rudapaksa anak tersebut ternyata dilakukan AS (50), ayah kandungnya.

Kejadian ayah rudapaksa anaklandung ini terjadi di Ketapang, Kalimantan Barat.

Yang mencengangkan, ISM diperlakukan seperti itu oleh sang ayah sejak berusia 10 tahun.

Baca juga: Seorang Pengasuh Pondok Pesantren Merudapaksa Santrinya, Berikut Ini Kronologis Lengkapnya

Baca juga: Kementerian Agama akan Cabut Ijop Pesantren di OKU, yang Pemiliknya Merudapaksa Santriwatinya

Baca juga: Sang Istri Membiarkan Herry Wirawan Merudapaksa Belasan Santriwati, Kejati: Ini Kejahatan Luar Biasa

Kejahatan AS baru terungkap setelah ISM kabur ke rumah temannya.

Kapolres Ketapang AKBP Yani Perman, melalui Kasat Reskrim AKP Primastya, mengatakan korban pertama kali dicabuli pada medio 2015.

“Dan perbuatan ini terus berulang sampai tahun 2021 ini ” ujar Primas.

Perbuatan bejat AS, lanjut dia, dilakukan pertama kalinya di perumahan karyawan sebuah perusahaan.

Saat kejadian, ibu kandung korban pergi bekerja sebagai karyawan di perusahaan tersebut.

Pelaku yang hanya berdua dengan korban dan langsung melampiaskan nafsu bejatnya.

Korban yang ketakutan karena diancam ayahnya hanya tinggal diam mengalami peristiwa tersebut.

Perbuatan bejat pelaku yang sudah berulang kali membuat korban trauma.

Korban takut karena di bawah ancaman pelaku, tidak berani menceritakan kejadian yang dialaminya sang ibunya.

Pada Minggu tanggal 23 Desember 2021, korban kabur ke rumah seorang temannya di Kecamatan Kendawangan.

Melihat tingkah laku ISM yang bingung dan ketakutan, orang tua teman korban menjadi curiga dan menanyakan kondisi korban.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved