Berita Kriminal

Komnas HAM Curigai antara Putri Candrawathi dan Kuat Maruf Sebagai Orang Ketiga Menembaki Brigadir J

Antara Putri Candrawathi dan Kuat Maruf yang dicurigai sebagai sosok orang ketiga yang menembak mati Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J)

Editor: Panji Baskhara
Grup WA via Tribunnews.com
Antara Putri Candrawathi dan Kuat Maruf yang dicurigai sebagai sosok orang ketiga yang menembak mati Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) Foto: Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (PC) tengah berfoto bersama ajudannya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. 

TRIBUNBEKASI.COM - Pelaku penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J diduga kuat tidak hanya Ferdy Sambo dan Bharada E.

Namun, kuat dugaan adanya orang ketiga mengeksekusi Brigadir J tersebut, selain Ferdy Sambo dan Bharada E.

Dugaan adanya orang ketiga penembak Brigadir J tersebut disampaikan pihak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Dugaan kuat itu disebut Komnas HAM terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, 8 Juli lalu.

Baca juga: Komnas HAM Sebut Ada Dugaan Orang Ketiga Turut Eksekusi Brigadir J Selain Ferdy Sambo dan Bharada E

Baca juga: Diduga Ada Orang Ketiga Penembak Brigadir J, Siapa?

Baca juga: Putri Candrawathi dan Susi Diperiksa Pakai Lie Detector Hari Ini, Ferdy Sambo Giliran Besok

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyatakan terkait acuan pada uji balistik peluru di tubuh korban.

Maka pihak Komnas HAM mendugua ada orang ketiga, selain Bharada E dan Ferdy Sambo, yang ikut menembak Brigadir J pada saat kejadian.

“Anda mencurigai tembakan ini bisa bertubi-tubi? Ada dua versi di rekonstruksi Sambo tidak mengakui?” tanya Rosi pada Ketua Komnas HAM, dalam tayangan Kompas TV.

"Sambo tidak mengaku, kami temukan bukti dari autopsi dan uji balistik, jenis pelurunya tidak satu dan lebih dari 1 senjata."

"Bisa jadi, lebih dari dua senjata dan kemungkinan ada pihak ketiga. Ada pihak ketiga dalam penembakan Yosua,” jawab Ahmad Taufan Damanik.

Ahmad Taufan Damanik menegaskan dalam pembicaraan khusus internal Komnas HAM, tak hanya Bharada E dan Ferdy Sambo yang menembak Brigadir J, melainkan ada satu orang lagi yang turut ikut serta.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved