Tragedi Kanjuruhan

Ada Dua Dus Berisi 46 Botol Minuman Keras Ditemukan di Area Stadion Kanjuruhan Malang, Milik Siapa?

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM buka suara mengenai temuan sejumlah botol miras di area Stadion Kanjuruhan Malang.

Editor: Panji Baskhara
Surya Malang/Purwanto
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM buka suara mengenai temuan sejumlah botol miras di area Stadion Kanjuruhan Malang. Foto: Aremania, sebutan untuk suporter Arema FC, menyerbu ke area lapangan Stadion Kanjuruhan, Malang, setelah Arema kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam. Tindakan ini berujung kepada kericuhan yang menyebabkan ratusan orang meninggal dunia. 

TRIBUNBEKASI.COM - Temuan sejumlah botol minuman keras (Miras) di area Stadion Kanjuruhan Malang menjadi perbincangan publik.

Kini, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM buka suara mengenai temuan sejumlah botol miras di area Stadion Kanjuruhan.

Pihak Komnas HAM pun mengungkap puluhan botol miras yang menjadi temuan awal tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan tersebut.

Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM melakukan serangkaian kegiatan dari 2-10 Oktober 2022 atau sehari setelah tragedi yang menewaskan 132 orang itu.

Baca juga: Penggunaan Gas Air Mata Kedaluwarsa di Stadion Kanjuruhan Malang, Ini Kata Komisioner Komnas HAM RI

Baca juga: Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Bertambah 1 Orang, Awalnya Luka Biasa, Tapi Makin Memburuk di ICU

Baca juga: Ada Botol Minuman Keras di Area Stadion Kanjuruhan Malang, Kadiv Humas Polri: Dianalisa Tim Labfor

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan pihaknya mendapatkan informasi baik melalui dokumen dan barang bukti maupun kesaksian sejumlah pihak.

"Selain video yang beredar di sosmed kami juga mendapat video yang belum diperlihatkan ke publik atau video ekslusif"

"dan temuan barang bukti gas air mata yang sedang diteliti di laboratoium," kata Choirul Anam dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (12/10/2022).

Soal temuan botol miras

Foto botol miras yang dikirim Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada Kompas.com melalui layanan pesan instan. Botol-botol miras ini ditemukan di area Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.(Dok. Polri)

 

Komnas HAM membeberkan hasil temuan itu masih bersifat awal dan pada saatnya nanti akan disampaikan kesimpulan akhir soal tragedi Kanjuruhan.

Termasuk soal isu temuan puluhan botol minuman keras atau miras  oplosan di luar dan sekitar Stadion Kanjuruhan, Malang, usai insiden yang menewaskan 132 orang itu.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan soal temuan miras itu telah pihaknya konfirmasi ke sejumlah pihak terutama kepada para suporter Arema Malang atau Aremania.

"Itu (miras) bukan untuk diminum tapi untuk sesuatu yang lain. Untuk produk UMKM untuk sesuatu yang lain dan tidak untuk diminum," ujar Choirul Anam.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM buka suara mengenai temuan sejumlah botol miras di area Stadion Kanjuruhan.

 

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved