Taruna STIP Tewas

Selalu Teringat Keponakannya Dipenjara, Paman Tersangka Penganiayaan di STIP Jadi Tak Nafsu Makan

Triyono mengaku masih sangat terkejut mengetahui Tegar tega melakukan penganiayaan itu kepada yuniornya.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dedy
Dok. Humas Polres Metro Jakarta Utara
Polisi menetapkan Tegar Rafi Sanjaya (21), taruna tingkat 2 Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta sebagai tersangka penganiayaan yang menyebabkan juniornya, Putu Satria Ananta Rustika (19), meninggal dunia. 

TRIBUNBEKASI.COM, JATIASIH --- Triyono, paman Tegar Rafi Sanjaya (21), tersangka penganiayaan taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta hingga tewas, mengaku masih belum menerima situasi perkara keponakannya tersebut.

Saat ditemui di kediamannya di Jalan H Banir, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Triyono masih kerap menangis ketika ditanya awak media mengenai kasus penganiayaan yang menjerat Tegar, keponakannya, tersebut.

Triyono mengaku masih sangat terkejut mengetahui Tegar tega melakukan penganiayaan itu kepada yuniornya.

“Kami menilai Tegar itu anak baik, sopan sama kami, saudara semua juga sopan, kaget aja,” kata Triyono, Senin (6/5/2024).

BERITA VIDEO : MOMEN PAMAN TERSANGKA PENGANIAYAAN DI STIP MENANGIS SEDIH KEPONAKANNYA DIPENJARA

Imbas kesedihannya itu membuat Triyono sudah tiga hari ini jadi malas makan.

“Makan jadi tidak teratur juga, udah tiga hari ini kepikiran,” paparnya.

Sementara keluarga Tegar dikatakan Triyono masih mengalami shock.

Baca juga: Selain Putu Satria, Empat Taruna Ini Nyaris Jadi Korban Penganiayaan Senior Sadis di STIP Jakarta

Shock tersebut sudah terjadi sejak pihak keluarga mengetahui pertama anak bungsu itu diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap korban Putu Satria Ananta Rustika (19) hingga meninggal dunia. 

Bahkan shock tersebut sampai membuat pihak keluarga terpaksa mengurung diri dan mengindari komunikasi dari pihak siapapun, sekaligus keluarga.

“Shock nya ibunya sudah tiga sampai lima hari ini, lemes aja keadaan fisiknya,” lugasnya.

Bahkan saat pertama Tegar dipastikan menjadi tersangka oleh pihak kepolisian, Triyono menuturkan pihak keluarga langsung terbujur lemas.

Kondisi lemas tersebut ditambah karena pihak keluarga tidak memiliki nafsu makan seperti biasanya.

“Saya juga shock lemas, apalagi pas benar dinyatakan tersangka, ibunya Tegar juga lemas sembari nangis,” ujarnya.

BERITA VIDEO : KESAL ISTRI NIKAH SIRI, PRIA DI KARAWANG BACOK SUAMI BARU SAAT LAGI MALAM PERTAMA

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved