Berita Politik
Tapera dan Putusan MA Bikin Kisruh, Pengamat Ujang Komarudin Minta Para Elit Sadar Diri
Kemudian keputusan kedua mengenai putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengubah syarat usia calon kepala daerah.
Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Dedy
Ia menduga pidato Wakil Presiden Ma'ruf Amin di MUI soal takdir Tuhan, dimana jika seorang anak bisa memilih dimana dilahirkan maka ia memilih jadi anak presiden.
Menurutnya, dalam konteks politik itu bisa berarti memiliki karpet merah dalam merebut kekuasaan.
"Itu yang jadi problem. Jadi saya melihat yang sekarang ini, Ya harus sadarlah para elit itu. Para pemimpin lembaga tinggi negara membuat keputusan untuk kepentingan bangsa dan negara bukan kepentingan perorangan atau kelompok atau keluarga tertentu," ujarnya.
(Sumber : Wartakotalive.com, Rafsanzani Simanjorang/raf)
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaUeu7FDzgTG0yY9GS1q
| Anies Resmi Jadi Anggota Pertama Gerakan Rakyat, Suasana Peluncuran KTA Disambut Antusias |
|
|---|
| Bestari Barus Tegaskan PSI Ogah Terima Budi Arie Jika Niat Bergabung, Ini Alasannya |
|
|---|
| Geger di Tubuh Partai Ummat, 9 Pengurus Daerah Gugat SK Menkumham ke PTUN |
|
|---|
| Bro Ron dan Sahroni Bertemu di Plaza Senayan, Diketahui Jokowi, Siap Beri Kejutan 10 November |
|
|---|
| Jokowi Akui Siap All Out Bantu PSI, Ungkap Alasan akan Kerja Keras untuk Partai Sang Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Tapera.jpg)