Diplomat Muda Tewas

Keluarga Diplomat Arya Daru Terima Paket Berisi Simbol Misterius: Bintang, Hati, dan Bunga Kamboja

keluarga diplomat Kemenlu Arya Daru Pangayunan, mengungkap simbol misterius yang mereka terima sehari setelah Arya tewas.

Penulis: | Editor: Ign Prayoga
TribunBekasi.com
Ilustrasi styrofoam yang dibentuk menjadi simbol bintang, hati, dan bunga kamboja. Gambar dibuat menggunakan AI. 

TRIBUNBEKASI.COM, YOGYAKARTA -- Kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arya Daru Pangayunan (39), telah dihentikan penyelidikannya oleh Polri.

Meski Arya Daru ditemukan tewas dalam kondisi tidak wajar, polisi tak menemukan petunjuk bahwa Arya Daru adalah korban pembunuhan.

Kini, setelah lewat 40 hari kematiannya, keluarga mengungkap fakta yang selama ini belum pernah diungkap.

Fakta tersebut berkaitan dengan simbol misterius yang dikirim seseorang ke rumah keluarga Arya Daru di Yogyakarta.

Terbuat dari styrofoam, simbol misterius tersebut dibungkus amplop warna cokelat yang biasa digunakan untuk mengirim dokumen.

Amplop tersebut diterima asisten rumah tangga dari pria tidak dikenal saat pengajian mendiang Arya Daru di rumah mereka di Yogyakarta.

Amplop tersebut diterima sehari setelah pemakaman jenazah Arya Daru.  

Baca juga: Lakban Kuning yang Membekap Kepala Diplomat Arya Daru Ternyata Dibeli Bareng Istri di Yogyakarta

"Ada seseorang membawa amplop cokelat, yang berisi simbol-simbol dari gabus putih, yaitu simbol bintang, hati, dan simbol bunga kamboja," kata kuasa hukum keluarga Arya, Nicholay Aprilindo dalam konferensi pers di Kotagede, DIY, Sabtu (23/8/2025).

Pihak keluarga kemudian menyerahkan simbol-simbol misterius ini ke polisi.

"Sudah diserahkan kepada pihak-pihak yang melakukan penyelidikan. Kami minta diperdalam apa makna dari simbol-simbol itu, pesan apa yang terkandung dalam simbol itu," kata dia.

Minta Bantuan Presiden 

Pada kesempatan yang sama, Subaryono, ayah Arya, meminta bantuan Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap misteri kematian anaknya yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). 

FAKTA JANGGAL: Kuasa hukum keluarga almarhum Arya Daru Pangayunan, Nicholay Aprilindo, menyampaikan keterangan pers, Sabtu (23/8/2025). Nicholay menyampaikan fakta bahwa akun IG dan WA diplomat Kemlu tersebut sempat aktif pascakematiannya yang misterius.
FAKTA JANGGAL: Kuasa hukum keluarga almarhum Arya Daru Pangayunan, Nicholay Aprilindo, menyampaikan keterangan pers, Sabtu (23/8/2025). Nicholay menyampaikan fakta bahwa akun IG dan WA diplomat Kemlu tersebut sempat aktif pascakematiannya yang misterius. (TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA)

Subaryono mengatakan bahwa dirinya sudah berumur 70 tahun dan sudah lemah.

Oleh sebab itu, lanjutnya, ia meminta agar pimpinan tertinggi negara, yaitu Presiden RI Prabowo Subianto, turut mengungkap misteri kematian Arya.

"Kami memohon kepada yang terhormat Presiden Republik Indonesia, yang terhormat Bapak Prabowo Subianto, kami mohon dengan rendah hati dan kami mohon setulus-tulusnya," katanya, Sabtu (23/8/2025).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved