Berita Politik

Survei LSI Denny JA Ungkap Pemilih Perkotaan dan Berpendidikan Tinggi Mayoritas Pilih Poros KIB

Pemilih yang menggunakan Facebook memberikan dukungan kepada poros KIB sebesar 23,2 persen, poros Gerindra dan PKB sebesar 17,6 persen.

Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Konferensi pers hasil temuan dan analisis survei nasional oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, bertajuk Tiga Poros Utama Pilpres 2024 di Era Digital, Rabu (6/7/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM — Hasil survei yang dilakukan oleh lembaga Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengungkapkan bahwa poros Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) paling banyak dipilih oleh komunitas digital.

Mayoritas pemilih koalisi KIB ini berasal dari masyarakat perkotaan hingga mereka yang mengecap pendidikan tinggi.

Survei LSI Denny JA tersebut dilakukan pada 24 Mei 2022 hingga 7 Juni 2022 dengan melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi di Indonesia.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ade Mulyana menyampaikan bahwa komunitas digital memiliki kantong suara besar.

Sebab, pemilih di tempat tersebut memiliki suara di atas 50 persen dari total populasi.

"Politik digital atau komunitas digital. Kantong suara ini penting karena pemilih di kantong ini di atas 50 persen. Pengguna Facebook sebesar 51,8 persen dan penggunaan WhatsApp sebesar 60,9 persen," kata Ade Mulyana di Kantor LSI, Jakarta, Rabu (6/7/2022).

Baca juga: Meski Izin PUB Dicabut Kemensos, Presiden ACT Ibnu Khajar Masih Tetap Berkantor 

Baca juga: Sistem Zonasi SD di PPDB Online Kota Bekasi Bermasalah, Jarak Siswa ke Sekolah Sampai Jutaan Meter

Baca juga: Diduga Langgar Aturan, Kemensos Cabut Ijin Penyelenggaraan PUB Yayasan Aksi Cepat Tanggap

Rinciannya, pemilih yang menggunakan Facebook memberikan dukungan kepada partai-partai di poros KIB sebesar 23,2 persen, poros Gerindra dan PKB sebesar 17,6 persen dan poros PDIP sebesar 12,6 persen.

Sementara itu, dukungan terhadap partai lainnya sebesar 19,8 persen dan tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 26,8 persen.

"Di kantong pemilih politik digital, poros KIB lebih unggul dibanding Poros PDIP maupun Poros Gerindra dan PKB," ungkapnya.

Di pemilih WhatsApp, dukungan terhadap poros KIB sebesar 20,7 persen, poros PDIP sebesar 13,8 persen dan poros Gerindra-PKB sebesar 19,9 persen. 

Sedangkan, dukungan terhadap partai lainnya 18,7 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab 26,9 persen.

Baca juga: Dinkes Karawang Tegaskan Belum Ada Warga Terserang ISPA karena Polusi Udara

Baca juga: Jadwal AFF U-19 Padat, Perawatan Rumput Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi Kurang Maksimal 

"Mengapa poros KIB lebih unggul dalam politik digital? Karena pemilih KIB, lebih banyak tinggal di perkotaan, dari segmen pendidikan dan pendapatan tinggi, dan umumnya aktif di media sosial," pungkasnya. 

Sebagai informasi, metode survei LSI Denny JA menggunakan riset kualitatif yang dimulai sejak 24 Mei 2022 hingga 7 Juni 2022. Adapun survei itu melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi di Indonesia.

Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan margin of error survei tersebut mencapai kurang lebih 2,9 persen.

Selain survei, LSI Denny JA juga mengunakan riset kualitatif analisis media dan in depth interview untuk memperkuat temuan dan analisa. (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved