Penembakan Brigadir J
Selesai Diperiksa Bareskrim 7 jam, Irjen Ferdy Sambo Percayakan Kepada Timsus Bentukan Kapolri
Irjen Ferdy Sambo tiba di Bareskrim Polri pukul 09.50 WIB dengan mengenakan seragan dinas dan keluar dari ruangan penyidik pada pukul 17.10 WIB.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM — Irjen Ferdy Sambo akhirnya selesai menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Bareskrim Polri terkait kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Irjen Ferdy Sambo menjalani pemeriksaan selama tujuh jam di ruang penyidik Bareskrim Polri, Kamis (4/8/2022) ini.
Irjen Ferdy Sambo tiba di Bareskrim Polri pukul 09.50 WIB dengan mengenakan seragan dinas dan keluar dari ruangan penyidik pada pukul 17.10 WIB.
Irjen Ferdy Sambo menjelaskan kepada penyidik terkait apa yang diketahuinya di rumah dinas Kompleks Polri Duren Tiga.
"Mari sama-sama kita percayakan kepada Timsus yang akan menjelaskan secara terang benderang," tegasnya.
Baca juga: Menparekraf Buka Peluang Usaha dan Lapangan Kerja Lewat Pariwisata Berkualitas di Bengkulu
Baca juga: Viral di Medsos, Seorang Wanita Diduga Alami Pelecehan Seksual di Depan Stasiun Kranji Bekasi
Dia meminta kepada awak media untuk bertanya secara langsung ke penyidik yang menangani perkara kematian Brigadir Yosua.
Sebab, ia tidak bisa menjelaskan secara jauh dan biar Tim Khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang menjelaskan.
"Hari ini saya datang, saya memberikan keterangan apa yang saya ketahui, saya lihat, saya saksikan, di rumah dinas saya Kompleks Polri Duren Tiga," tuturnya.
Merasa Tertekan
Sebelumnya diberitakan, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri non aktif, Irjen Ferdy Sambo merasa tertekan ketika asumsi kematian ajudannya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat berkembang di publik.
Irjen Ferdy Sambo meminta kepada masyarakat dan sejumlah pihak untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan kematian Brigaidr Yosua.
"Saya harapkan kepada seluruh pihak dan masyarakat untuk terus bersabar dan tidak memberikan asumsi, persepsi, simpang siurnya peristiwa di rumah saya. Saya mohon doa," tegas Ferdy di Bareskrim Polri Kamis (4/8/2022).
Selain tekanan kepada dirinya, sang istri pun masih mengalami trauma dengan insiden pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir Yosua.
Ia sudah melayangkan permohonan maaf ke institusi Polri dan keluarga Yosua atas peristiwa yang terjdi di Kompleks Polri Duren Tiga, Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022) lalu.
"Saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang keempat," ucap Ferdy.
Baca juga: UPDATE Kasus Penembakan Brigadir J: Bharada E Jadi Tersangka, Polri Akan Periksa Irjen Ferdy Sambo
Baca juga: Temui Istri Ferdy Sambo, Komnas Perempuan Ungkap Kondisinya Shock dan Menangis Terus