Berita Nasional

Perlunya Pemerintah Kendalikan BBM Subsidi, Pengamat Ekonomi Energi: Selama Ini Belum Bepat Sasaran!

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi menilai pemerintah saat ini harus segera mengendalikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Editor: Panji Baskhara
Tribunnews.com
Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi menilai pemerintah saat ini harus segera mengendalikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Foto Ilustrasi - Bahan bakar minyak (BBM) 

Dari sisi pengguna, MyPertamina telah diunduh sebanyak 23 juta dan tercatat pengguna aktifnya mencapai sekitar 2.5 juta user per bulannya.

Pembelian BBM Subsidi dapat menunjukkan kode QR yang sudah diunduh atau dicetak kepada petugas SPBU (tanpa aplikasi), dilakukan dengan menunjukkan kode QR di aplikasi MyPertamina.

Saat ini belum ada pembatasan berdasarkan CC mobil, namun pada saat pendaftaran data tersebut sudah diminta untuk antisipasi jika ada pengaturan sejenis ke depan.

Sekaligus konsumen yang tidak berhak tidak akan mendapatkan kode QR dan secara otomatis tidak dapat dilayani.

Terkait dengan hal itu, Fahmy menyarankan pengendalian penggunaan BBM subsidi dilakukan dengan membuat Perpres terkait kendaraan yang boleh membeli BBM subsidi.

Misalnya, tersebut hanya sepeda motor, kendaraan angkutan barang, dan mobil angkutan umum.

(TribunBekasi.com/BAS)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved