Berita Bekasi

Demo Buruh Tolak Kenaikan Harga BBM Kembali Berlanjut di Depan Pemkot Bekasi

Pantauan TribunBekasi.com, massa aksi demo dari beberapa serikat buruh itu berkumpul di depan pintu gerbang keluar Pemkot Bekasi.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Ratusan massa buruh kembali menggelar aksi demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (15/9/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM,BEKASI SELATAN — Ratusan buruh kembali menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (15/9/2022).

Aksi demonstrasi para buruh tersebut juga diwarnai dengan pembakaran ban bekas.

Pantauan TribunBekasi.com, massa aksi demo dari beberapa serikat buruh itu berkumpul di depan pintu gerbang keluar Pemkot Bekasi.

Peserta aksi hampir menutupi jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, sehingga sempat membuat arus lalu lintas tersendat.

Di tengah aksi demo itu, para buruh sempat membakar sebuah ban bekas tempat di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi.

Baca juga: Bikin Puluhan Warga Keracunan, Polisi Periksa PT Pindo Deli 2 Terkait Kebocoran Gas Klorin

Baca juga: Polisi Selidiki Aksi Tawuran Remaja Bawa Sajam di Mustikajaya Bekasi

Baca juga: Partai Gelora Kota Bekasi Tetapkan 35 Bacaleg Hadapi Pemilu 2024

Asap hitam pun membumbung tinggi ketika ban bekas itu terbakar.

Massa pun bersorak ketika api membesar membakar ban bekas itu.

Massa saling membentangkan bendera Serikat pekerja, dan beberapa diantaranya membawa spanduk penolakan kenaikan BBM.

Massa aksi berkumpul untuk mendengarkan orator diatas mobil komando.

"Siapa yang di sini perusahaan sudah memberikan subsidi setelah kenaikan harga BBM ini. Saya tanya, jika dinaikkan 20 persen apakah ini akan berdampak pada perusahaan, tidak kan," kata Orator di atas mobil komando, Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Kebocoran Gas Kembali Terjadi, Pemkab Karawang Ancam Bekukan Izin PT Pindo Deli 2

Baca juga: Waktunya Beli Banyak, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi, Kamis Ini Terendah Sejak 7 Bulan Terakhir

Baca juga: Rayakan Ulang Tahun ke-15, Armada Band Gelar Konser Tur di 15 Kota

Tak hanya itu, massa aksi juga menyanggupi mengenai kepemimpinan Presiden Jokowi yang dianggap sangat memberatkan rakyat dimana salah satunya yaitu menaikan harga BBM.

Sebab, dengan kenaikan harga BBM ini berdampak terhadap kenaikan harga yang lain.

"BBM naik semua naik. Untuk itu kedatangan kita ke sini untuk menyampaikan aspirasi kita. Agar pemerintah mendengarkan kami. Ini merupakan aksi pemanasan," kata orator.

Adanya aksi demo ini, membuat jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi tersendat.

Sebab, massa buruh nyaris menutup semua jalan di depan Kantor Pemerintah Kota, sehingga hanya dua lajur yang dapat digunakan oleh pengendara yang melintas.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved