Minggu, 31 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Bangunan Liar

Bupati Aep Bongkar Bangunan dan Jembatan Liar karena Bikin Banjir

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh membongkar 160 bangunan liar (Bangli) dan 15 jembatan tanpa izin di sepanjang irigasi

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Joseph Wesly
Tribunbekasi.com/Muhammad Azzam/Muhammad Azzam
BONGKAR BANGUNAN LIAR- Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan pembongkaran bangunan dan jembatan liar di sepanjang saluran irigasi Desa Medangasem, Kecamatan Jayakerta Karawang pada Kamis (15/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Karawang membongkar 160 bangunan liar dan 15 jembatan tanpa izin di sepanjang irigasi Medangasem, Kecamatan Jayakerta, sebagai bagian dari normalisasi Kali Apor sepanjang 5 kilometer.
  • Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyebut total bangunan liar yang akan ditertibkan mencapai 390 unit, dengan tujuan mengembalikan fungsi saluran air yang sebelumnya tertutup bangunan dan jembatan liar.
  • Polres Karawang memberikan pengamanan penuh selama kegiatan penertiban dan normalisasi.

 

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Bupati Karawang, Aep Syaepuloh membongkar 160 bangunan liar (Bangli) dan 15 jembatan tanpa izin di sepanjang irigasi  Medangasem, Kecamatan Jayakerta, Kamis (15/1/2026) sore.

Hal itu dilakukan demi menata wilayah utara Karawang yang dinilai warganya banyak melakukan pelanggaran

Pembongkaran disaksikan oleh Bupati Aep bersama Kapolres, Dandim, PJT II juga para Kepala OPD.

Aep mengaku pembongkaran bangunan liar untuk normalisasi Kali Apor sepanjang 5 kilometer di Kampungsawah, Desa Medangasem, Kecamatan Jayakerta.

"Total hari ini sebanyak 160 bangunan liar dan 15 jembatan yang bongkar. Untuk nanti total yang akan ditertibkan sebanyak 390 bangunan," kata Aep.

Aep menyebut, selain untuk penataan wilayah utara Karawang. Pembongkaran bangli untuk juga sebagai upaya menangani banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Banjir terjadi dipermukiman warga karena tertutup oleh bangunan dan jembatan liar.

"Dengan adanya penertiban bangunan liar ini saluran air berfungsi sebagai mana mestinya. Aliran sungai Kali Apor sudah berangsur mengalir," katanya.

Aep menambahkan, pihaknya tengah menata wilayah utara Karawang.  Beberapa waktu lalu pihaknya sudah mengerjakan pembongkaran bangli untuk normalisasi kali hampir 11 kilometer dari mulai Batujaya sampai ke Pakisjaya.

Sekarang ini mulai dari Medangasem Kecamatan Jayakerja sampai ke Rengasdengklok.

"Besar harapan mudah-mudahan ini tidak ada lagi banjir, ini harapan masyarakat juga," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menata Kabupaten Karawang lebih baik dan indah.

Ke depan, selain wilayah utara Pemerintah Kabupaten Karawang juga akan menata perkotaan dan wilayah lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved