Penembakan Brigadir J

Ungkap Fakta Kematian Brigadir J, Bharada E Masih Aman, Tak Ada Ancaman, dan Belum Dijenguk Keluarga

Kuasa Hukum Bharada E, Muhammad Burhanuddin mengatakan, bakal ada tersangka baru selain kliennya atas kematian Brigadir J.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dedy
Istimewa
ILUSTRASI Penembakan -- Keterangan mengejutkan disampaikan Bharada E saat diperiksa tim khusus Bareskrim Polri atas kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Dalam keterangannya, Bharada E mengaku diperintah dari pimpinannya langsung dan di bawah tekanan untuk menembak Brigadir Yosua. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Keterangan mengejutkan disampaikan Bharada E saat diperiksa tim khusus Bareskrim Polri atas kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dalam keterangannya, Bharada E mengaku diperintah dari pimpinannya langsung dan di bawah tekanan untuk menembak Brigadir Yosua.

Kuasa hukum Bharada E, Deolipa Yumara mengatakan, kondisi kliennya masih dalam keadaan aman dan nyaman di rumah tahanan Bareskrim Polri pasca membongkar kematian Brigadir J.

Sejauh ini tidak ada ancaman pembunuhan terhadap Bharada E dan tim kuasa hukum akan berusaha menjaga dan melindungi.

"Ya tentu nyaman dijaga oleh Bareskrim secara aman dan nyaman," ucapnya Selasa (9/8/2022).

Kemudian, keluarga Bharada E juga mendapat perlindungan dari aparat kepolisian agar tidak diintimidasi oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab.

Baca juga: UPDATE Penembakan Brigadir J: Bharada E Bantah Ada Baku Tembak, Proyektil di Dinding Diduga Rekayasa

Baca juga: Tak Jujur dan Keterangan Selalu Berubah Jadi Alasan Kuasa Hukum Lama Mundur Dampingi Bharada E

Namun, keluarga Bharada E belum menjenguk ke Bareskrim Polri meski ada di Jakarta sejak beberapa hari lalu.

"Terakhir ngobrol ada di sini tapi kayaknya mau pulang ke Manado, sampai saat ini tidak ada ancaman," tegas Deolipa.

Sebelumnya, kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan sudah sedikit terang.

BERITA VIDEO : KOMNAS HAM BERSIKERAS SOAL CCTV HARUS DIBUKA

Hal ini berkat pengakuan Bharada E ke penyidik Bareskrim Polri saat menjalani pemeriksaan ulang beberapa waktu lalu.

Bahkan, Bharada E membeberkan sejumlah nama yang ada di lokasi kejadian saat insiden kematian Brigadir J berlangsung.

Kuasa Hukum Bharada E, Muhammad Burhanuddin mengatakan, bakal ada tersangka baru selain kliennya atas kematian Brigadir J.

"Ada lagi, ada lagi pelaku utamanya," jelasnya saat dikonfirmasi Senin (8/8/2022).

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved