Berita Kriminal

Resmi Ditahan, Tersangka Korupsi Rp 78 Triliun Surya Darmadi Diperiksa Lagi Hari Ini

Pemeriksaan terhadap Surya Darmadi ini merupakan yang kedua kalinya setelah buronan KPK dan Kejaksaan tersebut tiba di Indonesia, Senin (15/8/2022).

Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com/Fandi Permana
Pemilik PT Duta Palma Nusantara, Surya Darmadi (kanan-red) yang juga tersangka kasus korupsi Rp 78 Triliun, tiba di Gedung Kejaksaan Agung, Senin (15/7/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM — Kejaksaan Agung mengagendakan kembali pemeriksaan terhadap pemilik PT Duta Palma Nusantara, Surya Darmadi alias Apeng, sebagai tersangka kasus korupsi Rp 78 triliun, hari Selasa (16/8/2022) ini.

Pemeriksaan terhadap Surya Darmadi ini merupakan yang kedua kalinya setelah buronan KPK dan Kejaksaan tersebut tiba di Indonesia, Senin (15/8/2022) kemarin.

"Rencana besok diperiksa lagi," kata Dirdik Jampidsus Kejagung Supardi kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (15/8/2022).

Supardi menambahkan, pemeriksaan terhadap Surya Darmadi pada Senin (15/8/2022) itu berjalan lancar. Penyidik menginginkan agar pemeriksaan tersangka tersebut bisa dilakukan di Kejagung.

"Mudah-mudahan besok tidak ada halangan lah. Nanti biar ke sini aja lah," ungkapnya.

Baca juga: Hendak Hadiri Pernikahan Anak, Seorang Bapak Meninggal dalam Perjalanan

Baca juga: LPSK Resmi Tolak Permohonan Perlindungan Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ini Alasannya

Setibanya di Indonesia, Surya langsung diperiksa dan dilakukan penahanan selama 20 hari. Saat ini, buronan KPK dan Kejagung itu juga ditahan pihak Kejagung.

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus yang menjerat Surya. Surya Darmadi diketahui menjadi buron KPK sejak 2019 lalu.

“Kami kerja sama dengan KPK karena ada perkara juga yang ditangani oleh KPK,” ujar Burhanuddin dalam konferensi pers, Senin (15/8/2022).

Burhanuddin menjelaskan, Surya Darmadi tiba di Indonesia menggunakan pesawat China Airlines dengan kode penerbangan C1761 di Bandara Soekarno-Hatta.

Bos perusahaan sawit itu datang ke Indonesia dari Taiwan untuk menyerahkan diri setelah beberapa kali tak memenuhi panggilan kejaksaan.

Baca juga: Investasi Bertambah di Kota Bekasi, Lulu Hypermarket Buka Gerai ke-6

Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: BPJPH Buka Rekrutmen Pendamping Proses Produk Halal Sebanyak 6.179 Orang

“Penerbangan dengan China Airlines dari Taiwan, dia dari Taiwan,” kata Burhanuddin.

Meski begitu, Burhanuddin belum mengetahui perihal lokasi penahanan terhadap Bos PT Duta Palma Grup itu.

Ia hanya mengatakan pihaknya akan menginformasikan mengenai tempat penahanan Surya Darmadi sore ini.

"Kami masih memeriksa yang bersangkutan. Untuk lokasi penahanan akan diinformasikan lebih lanjut sore ini," imbuhnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved