Berita Nasional

Direktur Eksekutif Energy Watch Imbau Pemerintah Alihkan Subsidi BBM ke Sektor yang Lebih Produktif

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan mengakui subsidi BBM sebaiknya dialihkan ke sektor yang lebih produktif.

Editor: Panji Baskhara
Tribunnews.com
Ilustrasi - Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan mengakui subsidi BBM sebaiknya dialihkan ke sektor yang lebih produktif. 

TRIBUNBEKASI.COM - Sudah sebaiknya, kebijakan subsidi BBM dialihkan ke sektor yang lebih produktif.

Pengalihan subsidi BBM ke sektor produktif dinyatakan Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan.

Sebab menurut Mamit Setiawan,subsidi BBM telah menjadi beban yang sangat serius bagi APBN tahun ini.

"Saya kira itu memungkinkan sekali, bagaimana nanti ruang fiskal APBN mengatur itu semua. Adanya penyesuaian, saya lebih sepakat subsidi BBM dialihkan ke sektor yang lebih produktif daripada dibakar di jalan raya," ujar Mamit dalam keterangannya, Selasa (30/8/2022).

Baca juga: Anggaran Subdisi BBM Membengkak Ganggu Program Strategis Pemerintah, Mendagri: Ini Enggak Main-main!

Baca juga: Bantuan Pengalihan Subsidi BBM Dinilai Menkeu Sri Mulyani Bisa Meringankan Beban Masyarakat Miskin

Baca juga: Aktivis Pro-Demokrasi Era 90-an Ini Kritik Seruan Presiden Jokowi Tiga Periode: Tidak Konstitusional

Mamit akui, subsidi BBM sudah sangat membebani APBN.

Pasalnya, subsidi BBM diprediksi bisa menembus batas maksimal yang ditentukan, yakni lebih dari Rp 502 triliun.

"Sudah berat banget, dari awal tidak sampe Rp 200 triliun sekarang sudah Rp 500 triliun. Ini sudah sangat tinggi dan memberatkan sekali."

"Memang perlu ada pembatasan dan pengurangan, kalau tidak makin berat lagi," ujarnya.

Mamit menyatakan tidak sepakat jika dana APBN digunakan untuk subsidi BBM yang pada pelaksanaanya juga tak tepat sasaran.

Bahkan, dia menyebut subsidi BBM semakin memperlebar kesenjangan sosial.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved