Demo di DPR

Pengakuan Sopir Rantis Brimob Usai Tewaskan Affan Kurniawan Saat Diperiksa Divisi Propam Polri

Driver ojol Affan Kurniawan tewas terlindas rantis Brimob. Sopir mengaku panik saat dikepung massa.

Editor: Mohamad Yusuf
Tangkapan Layar Kompas TV
BERI KETERANGAN-Sopir mobil rantis Brimob dalam pemeriksaan Divisi Propam Polri, memberikan keterangannya, Jumat (29/8/2025). Pelaku mengaku panik saat diserbu massa. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA- Fakta baru terungkap dari tragedi yang merenggut nyawa Affan Kurniawan, driver ojek online yang tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Dalam pemeriksaan Divisi Propam Polri, Jumat (29/8/2025), sopir rantis Brimob yang mengemudikan kendaraan maut itu akhirnya buka suara. Ia mengaku tidak mengetahui ada seseorang di depan rantis yang ia kendarai.

Menurutnya, saat itu situasi mencekam karena massa sudah mengepung dari berbagai arah. Bahkan, lemparan batu hingga bom molotov menghujani kendaraan.

“Kalau saya berhentikan mobil di situ, habis pak. Pasti habis, karena massa sudah menyerang pakai batu, cone block, sampai bom molotov,” ujar sang sopir dalam pengakuannya, dikutip dari YouTube Kompas TV.

Ia mengklaim fokus utamanya adalah menyelamatkan rekan-rekannya yang berada di dalam mobil. Bahkan, ia menyebut ada perintah dari atasan di dalam rantis agar kendaraan tetap bergerak.

“Lima menit telat, habis kita pak. Saya tidak tahu ada korban di depan, saya hanya berpikir bagaimana anggota lain selamat,” ujarnya lagi.

Baca juga: Terungkap! Ini Peran 7 Anggota Brimob di Dalam Rantis yang Tewaskan Ojol Affan Kurniawan

Baca juga: Kapolda Metro Didesak Massa: Inilah Nama-Nama Anggota Brimob yang Lindas Driver Ojol Affan Kurniawan

Situasi Mencekam
Sejumlah anggota Brimob lain yang berada di dalam rantis menuturkan, massa sempat berusaha membuka pintu mobil mereka.

“Waktu maju blokade, massa sempat mau buka pintu. Kalau kebuka, pasti mati kita,” kata seorang anggota Brimob.

Tak hanya itu, kendaraan pun disebut mengalami masalah teknis setelah dilempari massa, sehingga tidak bisa melaju kencang.

Kondisi tersebut membuat mereka semakin mudah dikejar massa hingga ke kawasan Kwitang.

Baru setelah berhasil masuk ke dalam markas Mako Brimob, situasi berangsur mereda.

Baca juga: BREAKING NEWS: 7 Anggota Brimob Terlibat Tewasnya Ojol Affan Kurniawan Kini Dipatsus

Baca juga: Penampakan Jaket Ojol Robek Jadi Saksi Bisu Affan, Driver Tewas Dilindas Rantis Brimob

Kapolda Metro Bongkar Nama Anggota Brimob
Di tengah gelombang aksi mahasiswa yang menuntut keadilan untuk Affan, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri turun langsung menemui massa di depan Polda Metro Jaya.

Dengan tegas, Asep menyebutkan tujuh nama anggota Brimob yang berada di dalam rantis saat insiden terjadi:

  1. Aipda M Rohyani
  2. Briptu Danang
  3. Bripda Mardin
  4. Bharaka Jana Edi
  5. Bharaka Yohanes David
  6. Bripka Rohmat
  7. Kompol Cosmas

Kapolda memastikan, proses hukum terhadap ketujuh anggota tersebut akan berjalan transparan.

“Saya menyampaikan belasungkawa. Proses hukum akan berjalan terbuka,” ucap Asep.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved