Kerusuhan di Jakarta
KontraS Bongkar Fakta Kematian Affan: Ternyata Rantis Brimob Dilengkapi Kamera Eksternal
Investigasi KontraS soal kematian Affan Kurniawan ungkap rantis Brimob punya kamera eksternal, bantah alasan blind spot polisi.
Tayang:
Penulis: Alfian Firmansyah (m32) | Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Alfian Firmansyah
SUARA KONTRAS – Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, saat menyampaikan sikap terkait kerusuhan demo Agustus 2025 yang menewaskan pengemudi ojol Affan Kurniawan, di kantor KontraS, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (10/9/2025).
Namun di sisi lain, Kompolnas menyebut faktor jarak dan keterbatasan pandangan sopir membuat tragedi itu tak bisa dihindari.
Kasus kematian Affan Kurniawan kini terus menjadi sorotan publik, terutama terkait transparansi penanganan dan tanggung jawab aparat dalam tragedi yang menewaskan seorang anak muda pencari nafkah itu.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp
Berita Terkait: #Kerusuhan di Jakarta
| Ahmad Sahroni Ungkap Anak-anaknya Di-Bully Akibat Hoaks ‘Black Mamba’ saat Penjarahan |
|
|---|
| Berikut Putusan MKD DPR RI untuk Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, Nafa Urbah, dan Adies |
|
|---|
| Tangis Haru Uya Kuya Usai MKD Putuskan Dirinya Kembali Aktif Jadi Anggota DPR: Tak Langgar Etik |
|
|---|
| Sahroni, Eko , Nafa , dan Uya Kuya Lolos dari Pemecatan DPR, Pengamat Soroti Transparansi MKD |
|
|---|
| Lama Tak Muncul Usai Dijarah, Sahroni Gelar Doa Bersama dan Siap Bangun Rumahnya Lagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Koordinator-Badan-Pekerja-KontraS-Dimas-Bagus-Arya-saat-menyampaikan-sikap.jpg)