Driver Ojol
Diminta Jadi Informan Polisi, Andri Driver Ojol Khawatir Dimanfaatkan Oknum
Sejumlah ojol khawatir program Ojol Kamtibmas dimanfaatkan oknum, meski niatnya untuk bantu polisi menjaga keamanan.
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Mohamad Yusuf
“Kalau kondisi aman, kami juga bisa kerja lebih tenang. Jadi bagus kalau tujuannya benar-benar buat keamanan bersama,” katanya.
Dalam peluncuran itu, para ojol menerima jaket identitas, stiker, hingga paket sembako dari kepolisian sebagai bentuk apresiasi. Namun bagi sebagian besar pengemudi, yang paling penting bukan hadiah, melainkan rasa aman dan kepercayaan di jalan.
“Kalau semua saling jaga, enggak perlu takut siapa yang bantu siapa. Kami ini rakyat kecil, yang penting kerja lancar dan keluarga tenang,” tutup Andri sebelum kembali menarik gas motornya.
Baca berita TribunBekasi.com lainnya di Google News
Ikuti saluran TRIBUN BEKASI di WhatsApp
| Ojol dan Sopir Cek Kesehatan di SPBU Pondok Ungu, Pulang Bawa Oli Gratis dari Pertamina |
|
|---|
| Diminta Jadi ‘Mata dan Telinga’ Polisi, Ini Reaksi Driver Ojol di Jakarta |
|
|---|
| Pasukan Ojol akan Demo di Istana dan DPR, Usung 7 Tuntutan dan Bakal Matikan Aplikasi |
|
|---|
| Aplikasi Ojol Buatan Negara, Benarkah Lebih Menguntungkan Driver Dibanding Aplikasi Swasta? |
|
|---|
| Doni Driver Ojol Mengaku Dapat Ancaman hingga Anak Di-bully seusai Bertemu Gibran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/Polri-gandeng-Ojol-jadi-cepu.jpg)