TOPIK
Kasus Pelecehan Seksual
-
Tak banyak kata yang diucapkan Edie Toet Hendratno usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya hari Selasa ini.
-
Pihak Edie Toet, kaya Faizal, bahkan turut membawa bukti-bukti terkait laporan DF yang mempolisikan Edie Toet dalam kasus dugaan pelecehan seksual.
-
Edie mengatakan, isu pelecehan seksual ini, merupakan bentuk politisasi, karena mencuat berbarengan dengan pemilihan Rektor Universitas Pancasila.
-
Raden mengatakan, pihaknya akan segera mempersiapkan langkah hukum tersebut, untuk membela kepentingan Edie Toet Hendratno.
-
Tak hanya dirinya yang merasa dipermalukan, kasus dugaan pelecehan seksual ini, kata Edie Toet, juga berimbas pada istri dan anak-anaknya.
-
Adanya dugaan politisasi tersebut telah disampaikan ke penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
-
Rektor nonaktif Universitas Pancasila, Edie Toet Hendratno menyatakan bahwa pemeriksaan yang berlangsung kurang lebih 2 jam itu berjalan lancar.
-
Setelah menyampaikan bantahan itu, Edie Toet Hendratno masuk ke dalam Gedung Ditreskrimum untuk selanjutnya menjalani proses pemeriksaan.
-
Raden Nanda Setiawan menuturkan, kliennya akan hadir di Polda Metro Jaya pada Kamis pagi ini, 29 Februari 2024.
-
“Kami dengar Universitas Pancasila sudah punya Satgas Penanganan Kekerasan Seksual sehingga dapat memberikan contoh bagaimana Satgas bekerja
-
"Enggak ada (kasus dugaan pelecehan) hubungannya dengan pemilihan rektor baru. Tetapi waktunya pas saja,
-
Sri menjelaskan, saat melakukan mutasi, pihaknya belum menemukan adanya laporan dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan Rektor UP.
-
YPPUP kemudian menunjuk Sri menjadi Plt Rektor yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Rektor I
-
Mereka ingin menemui langsung Rektor ETH yang kini tengah terjerat dugaan kasus pelecehan seksual, namun yang bersangkutan tidak ada di lokasi.
-
Penonaktifan ETH dari jabatan Rektor Universitas Pancasila itu dilakukan hingga akhir masa jabatannya pada Maret 2024.
-
Ia menuturkan, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait dalam menangani pengaduan kasus dugaan pelecehan seksual
-
Pertama kata dia, Rektor yang diduga melakukan pelecehan seksual harus diberhentikan dari jabatannya, untuk sementara waktu.
-
Kendati demikian, Putri tak menjelaskan terkait apakah RZ dimutasi setelah adanya dugaan kasus pelecehan, atau sebelumnya.
-
ETH sedianya diperiksa terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap dua pegawainya.
-
Lebih lanjut, Raden menuturkan pihaknya menghormati proses hukum mengenai dugaan pelecehan seksual yang kini bergulir.
-
Meski begitu, Rektor ETH belum dapat dipastikan hadir pemeriksaan terkait kasus dugaan pelecehan seksual hari ini.
-
Kuasa hukum Rektor Universitas Pancasila ETH, Raden Nanda Setiawan menegaskan bahwa dugaan kasus pelecehan seksual tersebut tidaklah benar.
-
Surat yang dikirimkan tersebut telah mendapat respons dari para instansi yang konsen dalam permasalahan tersebut.
-
Kuasa hukum korban, Amanda Manthovani mengatakan bahwa ada dua korban kasus tersebut yakni masing-masing berinisial RZ dan DF.
-
Kombes Ade Ary Syam Indradi menyatakan bahwa kasus tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan.