Ramadan

Segudang Manfaat Puasa Bagi Tubuh, Bisa Kontrol Gula Darah Hingga Perkuat Fungsi Otak

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa puasa dapat meningkatkan kontrol gula darah, yang bisa sangat berguna bagi mereka yang berisiko diabetes.

Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Desy Selviany
Ilustrasi - Masjid Istiqlal akhirnya kembali mengadakan buka puasa bersama (bukber) setelah absen dua tahun karena Pandemi Covid-19, Minggu (3/4/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM — Sejumlah penelitian menemukan bukti bahwa aktivitas berpuasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari menurunkan berat badan hingga membuat fungsi otak menjadi lebih baik.

Saat ini umat muslim di seluruh dunia pun sedang menjalani ibadah puasa pada bulan suci Ramadan ini.

Lalu apa saja manfaat berpuasa bagi kesehatan tubuh?

1. Mengontrol gula darah dengan mengurangi resistensi insulin

Dikutip dari laman Healthline, Selasa (5/4/2022), beberapa penelitian telah menemukan bahwa puasa dapat meningkatkan kontrol gula darah, yang bisa sangat berguna bagi mereka yang berisiko diabetes.

Faktanya, satu penelitian pada 10 orang dengan Diabetes Melitus (DM) tipe 2 menunjukkan bahwa puasa intermiten jangka pendek secara signifikan dapat menurunkan kadar gula darah.

Baca juga: Tak Bangun Dapur Sendiri untuk Sediakan Buka Puasa, Masjid Istiqlal Gandeng Katering

Baca juga: Pemkab Karawang Pastikan Pasokan Minyak Goreng Terpenuhi saat Bulan Puasa

Sementara itu, ulasan lainnya menemukan bahwa puasa intermiten dan puasa alternatif sama efektifnya dengan membatasi asupan kalori untuk mengurangi resistensi insulin.

Perlu diketahui, penurunan resistensi insulin dapat meningkatkan sensitivitas tubuh anda terhadap insulin, memungkinkan pengangkutan glukosa dari aliran darah ke sel-sel anda menjadi lebih efisien.

Ditambah dengan potensi efek penurunan gula darah dari puasa, ini dapat membantu menjaga gula darah anda tetap stabil, mencegah lonjakan dan penurunan kadar gula darah anda.

Perlu diingat, beberapa penelitian telah menemukan bahwa puasa dapat mempengaruhi kadar gula darah secara berbeda, ini berlaku bagi pria dan wanita.

Misalnya, satu penelitian kecil yang dilakukan selama 3 minggu menunjukkan bahwa mempraktikkan puasa sehari secara bergantian mengganggu kontrol gula darah pada wanita, namun tidak berpengaruh pada pria.

2. Meningkatkan kesehatan dengan melawan peradangan

Peradangan dibagi menjadi dua yakni akut dan kronis, namun keduanya memiliki perbedaan dalam mempengaruhi kesehatan tubuh.

Baca juga: Bolehkah Ibu Menyusui Berpuasa di Bulan Ramadan? Ayo Kenali Tanda Bahayanya

Baca juga: Ibu Hamil yang Ingin Tetap Berpuasa Ramadan, Perhatikan Penjelasan Dokter Berikut Ini

Peradangan akut selama ini memang menjadi proses kekebalan normal yang digunakan untuk membantu melawan infeksi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved